Breaking News:

Berita Surabaya

Kini Pengunjung Bisa Lebih Leluasa Lihat Buaya dari Jarak Dekat di Kebun Binatang Surabaya

- Kini berjalan-jalan sambil melihat satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) makin nyaman. Selain suasananya sejuk dan bersih, setiap areal koleksi

TribunJatim.com/ Sugiharto
Melihat buaya di KBS kini lebih leluasa 

Reporter: Nuraini Faiq | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kini berjalan-jalan sambil melihat satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) makin nyaman. Selain suasananya sejuk dan bersih, setiap areal koleksi satwa makin aman dan menyenangkan.

Salah satunya adalah areal koleksi satwa buaya. Kini tempat penangkaran hewan reptil membahayakan ini makin aman karena berpagar kaca. Pengunjung juga bisa leluasa melihat buaya dari jarak paling dekat.

"Aman karena kaca tebal berstandar. Kami pesan khusus. Tahan serangan buaya," ucap Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kabun Binatang Surabaya (KBS) Chairul Anwar, Jumat (4/6/2021).

KBS atau lebih dikenal Bonbin Surabaya adalah perusahaan daerah atau BUMD di bawah Pemkot Surabaya. Dengan luasan 15 hektare dan kokeksi satwa mencapai 2.000 lebih satwa. 

KBS ini sekarang makin nyaman dan bersih. Pantauan surya di lokasi Jumat tadi, semua jalan dan akses menuju areal satwa bersih dan teduh. Banyak pepohonan rindang tumbuh rimbun. 

Baca juga: Kediri Geger, Istri Menangis Histeris Lihat Kondisi Suami di Kandang Kambing, Polisi: Korban Pendiam

Sementara jalan kini dipaving khusus dan cantik. Meski di hari aktif Jumat tadi, sudah banyak pengunjung menikmati suasana nyaman KBS. "Menyenangkan sambil bawa keluarga. Sejuk ternyata Bonbin sekarang," ucap Didik, salah satu pengunjung asal Gresik.

Sejumlah fasilitas dan sarana prasarana KBS terus dibenahi. Taman kini kian tertata. Meski pandemi covid-19, namun KBS bisa menyiasatinya. Fasilitas tetap terjaga dan ditingkatkan. 

Bahkan operasional KBS yang tinggi bisa disikapi. Salah satu yang paling berbiaya tinggi adalah menyangkut pakan satwa. Dua ribu lebih satwa saban hari butuh makan. 

"Sebulan bisa mencapai Rp 500 juta. Tapi kami siasati dengan tanam rumput dan ternak kambing sendiri. Bisa menekan biaya pakan. Kalau sekarang ada jualan makanan hewan di KBS, ini juga untuk menekan biaya tinggi tadi. Porsi makan satwa tidak akan kami kurangi," kata Dirut Chairul. 

Saat masih pandemi begini, pengunjung dibatasi maksimal dalam satu sesi 5.000 pengunjung. Misalnya Pagi-siang dan siang-sore. Saat liburan kemarin daya tampung pengunjung terlampaui. Harga tiket masuk KBS saat ini masih Rp 15.000 per orang. (Faiq) 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved