Dari Cedera ACL hingga Operasi Mata, Peserta Prudential Syariah Rasakan Manfaat Nyata

Asuransi kesehatan kerap menjadi penyelamat di tengah biaya pengobatan yang kian tinggi. Hal ini dialami langsung oleh Sri Kurniati

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
ILUSTRASI - Ilustrasi layanan Prudential Syariah kepada nasabah. Sepanjang 2024, Prudential Syariah membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp2,3 triliun. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Asuransi kesehatan kerap menjadi penyelamat di tengah biaya pengobatan yang kian tinggi. Hal ini dialami langsung oleh Sri Kurniati, ibu asal Jakarta, yang pada 2023 menghadapi tagihan medis hampir Rp300 juta setelah anaknya mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL).

Beruntung, seluruh biaya operasi hingga fisioterapi tersebut ditanggung penuh oleh Prudential Syariah, sehingga Sri tidak perlu mengeluarkan dana sedikit pun.

“Kami tidak mengeluarkan biaya sepeserpun. Semua dibantu, bahkan ketika harus pindah rumah sakit, agen Prudential Syariah sangat sigap membantu prosesnya,” ujarnya.

Kisah serupa datang dari Agustine, peserta Prudential Syariah sejak 2014. Saat menjalani operasi mata pada 2019 dengan biaya lebih dari Rp40 juta, seluruh klaim juga ditanggung asuransi syariah.

“Prosesnya cepat dan mudah. Bagi saya, ini bukan hanya perlindungan, tapi juga ibadah sosial karena sekaligus membantu sesama,” ungkapnya.

Prinsip tolong-menolong inilah yang menjadi inti dari konsep dana tabarru’ dalam asuransi syariah. Kontribusi peserta dikumpulkan sebagai dana bersama untuk saling membantu saat ada anggota yang tertimpa musibah.

Prudential Syariah berperan sebagai pengelola yang memastikan amanah tersebut tersalurkan secara adil, transparan, dan sesuai prinsip syariah.

“Dana tabarru’ adalah amanah dari para peserta, dan kami bertanggung jawab penuh untuk menyalurkannya secara adil. Bersama Prudential Syariah, kami ingin memberikan perlindungan sekaligus ketenangan hati,” jelas Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Gautama, Jumat (26/9/25).

Komitmen ini tercermin dari total pembayaran klaim dan manfaat Prudential Syariah yang mencapai Rp2,3 triliun sepanjang 2024, atau setara Rp6,3 miliar per hari.

"Angka ini menjadi bukti bahwa mekanisme gotong royong dalam ekosistem asuransi syariah benar-benar berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," tambah Vivin.

Pengalaman para peserta menunjukkan bahwa asuransi syariah bukan hanya instrumen perlindungan finansial, melainkan juga bentuk solidaritas sosial. Seperti disampaikan Sri, “Asuransi bukan tentang hari ini, tapi tentang masa depan. Dengan Prudential Syariah, saya bisa melindungi keluarga sekaligus menjalankan nilai syariah. InsyaAllah, ini langkah penuh keberkahan.”

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved