Berita Lamongan
Klaster Hajatan, 36 Warga Lamongan Positif Covid -19, Satu Desa Lakukan Lockdown Khusus Malam Hari
Klaster acara besanan diduga menjadi penyebab sebanyak 36 warga Lamongan Jawa Timur terkonfirmasi positif Civis -19.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
"Kami juga meminta kerjasama dan dukungan masyarakat agar mau melapor ke petugas kesehatan jika ada gejala dan berkata jujur apa adanya supaya kita bisa dengan cepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini," harapnya.
Sementara, Kepala Desa Sidodowo Ali Mahrus mengungkapkan, untuk mengantisipasi agar Covid-19 di desanya tidak menyebar pihaknya melakukan penyekatan di perbatasan desa.
"Kita juga melakukan penyekatan di perbatasan desa seperti di perbatasan antara Desa Sidodowo dengan Desa Kedungwaras," katanya.
Selain itu, tandas Ali, pihak desa juga memberlakukan aturan lockdown malam hari. Maksudnya, terang Ali, desa melarang aktifitas warga mulai jam 19.00 hingga pagi hari.
"Pemberlakuan lockdown mulai jam 7 malam sampai jam aktivitas pagi. Kalau misalnya pagi masyarakat mau pergi ke sawah tetap diperbolehkan, asal tetap mentaati protokol kesehatan," tandas Ali Mahrus seraya menambahkan kalau sebagian besar warganya bermata pencarian sebagai petani.
Ali Mahrus mengaku, imbauan agar warga tetap mentaati dan patuh protokol kesehatan sudah dilakukan sejak pandemi Covid-19 ini muncul.
Untuk itu, ia juga meminta dukungan warganya agar bersedia mentaati protokol kesehatan dengan selalu menerapkan 5 M.
"Awal pandemi dulu belum ada (COVID-19), namun saat ini sudah ada itu," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/petugas-desa-melakukan-penyeketan-di-wilayah-masuk-desa-sidodowo-kecamatan-modo.jpg)