Breaking News:

Berita Tuban

Marah Motor Nunggak Cicilan 2 Bulan Ditarik, Warga Plumpang Tuban Sekap dan Aniaya Pimpinan Leasing

Seorang warga Kecamatan Plumpang, Tuban lakukan penyekapan disertai penganiayaan pimpinan leasing. Gegara marah motornya nunggak cicilan ditarik.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/M Sudarsono
Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono didampingi Kasat Reskrim AKP M Adhi Makayasa saat ungkap kasus penyekapan disertai penganiayaan. 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Kasus penyekapan disertai penganiayaan terjadi di wilayah hukum Polres Tuban.

Aksi tersebut berkaitan setoran angsuran kendaraan yang nunggak.

Jika biasanya korban adalah pemilik kendaraan, apa yang terjadi di Tuban justru kebalikannya.

Korban adalah Malvinas Juni Eko Saputro (38), seorang Kepala Penarikan PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM) Finance Cabang Tuban, warga Desa Kowang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Sedangkan pelaku adalah Warsono (40), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Tuban.

Baca juga: Nasib Gadis ABG ’Tawanan’ Pasutri di Kos, Disekap di Lemari Buat Dijual, Imbas Jarang Pamit Keluarga

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, kasus penyekapan disertai penganiayaan bermula saat sepeda motor milik Warsono ditarik debt collector dari perusahaan leasing PT WOM Finance, Senin (3/5/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kendaraan itu ditarik karena sudah terlambat membayar cicilan selama dua bulan.

Tidak terima sepada motor ditarik, ia bersama tiga temannya lalu mencari Kepala Penarikan PT WOM Finance.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved