Berita Kota Malang

Keberangkatan Haji 2021 Batal, Antrean di Malang Makin Lama, Daftar Tahun Ini Berangkat pada 2053

Keberangkatan haji 2021 dibatalkan, antrean di Malang makin lama, daftar tahun ini bisa berangkat pada 2053. Itu pun jika tahun depan sudah normal.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
surya/Hanif Manshuri
Ilustrasi calon jemaah haji - Prosesi pemberangkatan jamaah haji Lamongan, Jumat (2/8/2019). 

Reporter: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah melalui Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas telah mengumumkan secara resmi, bahwa tidak ada keberangkatan haji 2021.

Dengan adanya pengumuman tersebut, 962 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Malang harus menerima kenyataan tidak bisa berangkat haji tahun ini.

Kasi Penyelenggara Haji Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Amsiyono mengatakan, akibat tidak adanya keberangkatan haji tahun ini, tentu akan semakin memperpanjang durasi antrean pemberangkatan haji.

Bila mendaftar haji tahun ini dengan asumsi tahun depan ada pelaksanaan haji, maka pendaftar haji tahun ini baru bisa berangkat pada tahun 2053.

"Untuk CJH yang rencananya berangkat tahun ini, sudah mengantre sejak tahun 2011. Kalau daftar porsi haji baru tahun ini, berangkatnya tahun 2053," ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (5/6/2021).

Dirinya juga memahami kekhawatiran CJH bila terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti meninggal dunia sebelum bisa melaksanakan haji.

Baca juga: Dua Tahun Penundaan Haji, 28 Calon Jemaah Haji Asal Tuban Meninggal Dunia

Dia menjelaskan, bila CJH meninggal dunia, bisa digantikan oleh empat kelompok yang termasuk dalam kriteria ahli waris.

Tidak seperti tahun 2019 dan tahun-tahun sebelumnya, yang hanya ada opsi pengembalian dana haji atau refund.

"Yang pertama, bisa diganti dengan suami atau istri. Kalau suaminya meninggal bisa diganti istri. Kemudian yang kedua, bapak atau ibunya yang bisa menggantikan. Kemudian yang ketiga, anak kandung bisa menggantikan. Yang keempat saudara kandung, itu juga bisa menggantikan," pungkasnya.

Berita tentang Kota Malang

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved