Proyek Jalan Kembar Pasar Gadang Malang Dikerjakan Mei 2026, Target Rampung 7 Bulan
Pemerintah Kota Malang akan membangun jalan kembar di kawasan Pasar Gadang. Pemerintah Kota Malang melalui Dinas PUPRPKP
Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Malang akan membangun jalan kembar di kawasan Pasar Gadang untuk memperbaiki infrastruktur.
- Proyek mencakup perbaikan jalan, drainase, dan rehabilitasi jembatan dengan anggaran Rp14,9 miliar dari DAK.
- Pengerjaan ditargetkan mulai pertengahan Mei 2026 dan selesai dalam 6–7 bulan
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo
TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Pemerintah Kota Malang akan membangun jalan kembar di kawasan Pasar Gadang. Pemerintah Kota Malang melalui Dinas PUPRPKP telah merancang pembangunan infrastruktur di kawasan Pasar Gadang.
Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulahrjanto menerangkan, perencanaan pembangunan terdiri atas tiga bagian yang mencakup perbaikan jalan, drainase, hingga rehabilitasi jembatan.
Dandung menyampaikan bahwa proyek tersebut telah dipaparkan kepada Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat sebagai bagian dari penataan kawasan.
“Kami sudah memaparkan konsep pembangunan Jalan Pasar Gadang kepada wali kota,” ujarnya di Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (15/4/2026).
Ruang lingkup proyek dimulai dari kawasan traffic light Pasar Gadang hingga Simpang Empat Jalan Rajasa.
Pekerjaan dilakukan dengan kombinasi material, yakni aspal dan beton (rigid), menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Sebagian menggunakan aspal, sebagian lagi beton. Ini menyesuaikan kondisi jalan,” jelasnya.
Selain itu, sistem drainase juga akan diperkuat dengan pembangunan gorong-gorong di sisi kanan dan kiri jalan kembar, masing-masing berdiameter satu meter. Hal ini untuk menghindari banjir.
“Gorong-gorong akan dibangun di kedua sisi jalan untuk mendukung aliran air,” ujarnya.
Baca juga: Pedagang Pasar Gadang Mulai Pindah, Pemkot Malang Pastikan Relokasi Rampung April 2026
Untuk jembatan, akan dilakukan pengerukan lapisan aspal lama sebelum dilakukan pelapisan ulang.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban struktur jembatan. Jembatan akan menggunakan bahan aspal.
“Lapisan lama dikeruk dulu, baru diaspal ulang agar tidak menambah beban,” katanya.
Terkait kesiapan lokasi, saat ini proses penataan masih berlangsung, termasuk relokasi pedagang di sekitar kawasan proyek.
| Perkuat Tata Kelola Kota: Pemkot Malang Ajukan 4 Raperda Strategis, Isu Narkotika hingga Investasi |
|
|---|
| Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Curhat ke DPRD, Tolak Laga Arema FC vs Persebaya di Kanjuruhan |
|
|---|
| Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang, Intan Anggraeni Laporkan Rey: Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| Yai Mim Wafat, Polresta Malang Kota Terbitkan SP3 untuk Seluruh Perkara, Kasus Dihentikan |
|
|---|
| Kota Malang Mulai Siaga Hadapi Kemarau, Waspadai Longsor hingga Kebakaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kondisi-jalan-rusak-di-Pasar-Gadang-Malang.jpg)