Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Malang

Awasi Peredaran Elpiji 3 Kg, Pemkot Malang Luncurkan Website Si Melon Ijo

Guna mengawasi peredaran gas elpiji 3kg bersubsidi, Pemerintah Kota Malang meluncurkan website simelonijo.id pada Senin (7/6/2021).

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Edgar
Pemerintah Kota Malang meluncurkan website si melon ijo untuk memantau pendistribusian tabung gas elpiji bersubsidi 3kg pada Senin (7/6). 

Reporter: Rifki Edgar I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Guna mengawasi peredaran gas elpiji 3 kg bersubsidi, Pemerintah Kota Malang meluncurkan website simelonijo.id pada Senin (7/6/2021).

Website tersebut nantinya digunakan untuk melakukan Sistem Monitoring Evaluasi dan Koordinasi Elpiji Tiga Kilo atau yang disingkat Si Melon Ijo.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Malang Diah Ayu Kusuma Dewi dalam paparannya mengatakan website tersebut akan memantau peredaran gas elpiji dari agen kepada pangkalan.

Sebanyak 20 agen di Kota Malang diminta untuk menyetorkan datanya di website tersebut untuk membantu Pemerintah Kota Malang dalam memonitoring gas elpiji.

Hal tersebut dilakukan, sebagai upaya dalam menghindari adanya kelangkaan dan pendistribusian yang tidak tepat sasaran.

"Karena selama ini pemantauan belum periodik. Jadi nanti agen bisa menginput data setiap hari melalui website simelonijo.id. Sehingga, kita bisa melihat stok ketersediaan gas elpiji bersubsidi 3 kg per minggunya," ucapnya.

Diah mengatakan, Sesuai Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007, sasaran pendistribusian gas elpiji subsidi 3 kg adalah untuk keluarga miskin dan usaha mikro.

Tiap bulan keluarga mendapatkan jatah 4 tabung dan usaha mikro 10 tabung. Akan tetapi aturan tersebut tidak sesuai dalam kenyataannya di lapangan.

"Dengan adanya website ini membuat kita lebih mudah memantau. Meski kendalanya kami harus membiasakan para agen agar rutin mengupdate datanya ke website," ucapnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemerintah Kota Malang telah melakukan sosialisasi melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada agen dan pangkalan di Kota Malang.

Bimtek tersebut dilakukan untuk mengedukasi para agen dalam melakukan pendistribusian tabung gas elpiji bersubsidi 3kg.

Wali Kota Malang, Sutiaji pun mengapresiasi atas peluncuran website si melon ijo. Menurut dia, inovasi yang telah dibangun ini harus memiliki nilai pemanfaatan yang baik bagi masyarakat.

"Inovasi ini jangan berhenti sampai di sini. Nilai manfaatnya harus berkembang. Apalagi pengendalian terhadap tabung melon ini sangat penting," ucapnya.

Setelah si Melon Ijo ini diluncurkan, dia meminta agar nantinya ada evaluasi yang dilakukan secara berkala. Hal tersebut dilakukan, agar ada nilai pemanfaatan bagi masyarakat.

Orang nomor satu di Kota Malang itu menambahkan, bahwa gas elpiji 3 kg sebenarnya khusus bagi masyarakat miskin. Sehingga dengan adanya website tersebut diharapkan fluktuatif harga dan kelangkaan ketersediaan bisa diminimalisir.

"Nanti harus ada ukurannya setelah website ini diluncurkan. Karena goalnya ada untuk masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi kita semua," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved