Berita Otomotif

Tebar Kesetaraan Gender, 4 Emak Tangguh Asal Balikpapan Sukses Touring Taklukan Pulau Jawa

4 wanita asal Kota Balikpapan yang sudah tidak berusia muda yakni Bulele (53), Kiki (37), Risya (35) dan Irene (63) telah sukses menebarkan misi pesan

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/fikri
Empat emak tangguh yang juga sekaligus sebagai lady biker dari Komunitas Quenmax Balikpapan, Bulele (53), Kiki (37), Risya (35) dan Irene (63) saat tiba di Yamaha Dupak Surabaya, Senin (7/6/21). Kedatangan mereka di Yamaha Dupak untuk melakukan service motor sebelum nantinya digeber kembali untuk dipakai pulang menuju ke Balikpapan. 

Reporter: Fikri Firmansyah I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - 4 wanita asal Kota Balikpapan yang sudah tidak berusia muda yakni Bulele (53), Kiki (37), Risya (35) dan Irene (63) telah sukses menebarkan misi pesan kesetaraan gender.

Misi tersebut telah sukses diselesaikan seiring berhasilnya mereka menaklukan aspal tanah pulau Jawa dengan melakukan touring antar Kota dengan menggunakan Yamaha Nmax.

Dengan mengambil start dari Kota Asal mereka yakni Balikpapan pada Minggu (30/5/21), mereka telah finish di Surabaya pada Minggu (6/6/21) kemarin.

TribunJatim.com sempat melakukan wawancara eksklusif kepada empat emak-emak tangguh yang juga lady biker dari Komunitas Queenmax Balikpapan saat tengah menservice motor Nmax-nya di Yamaha Dupak Surabaya, Senin (7/6/21).

Ketua dan pendiri Komunitas Queenmax Balikpapan, Bulele mengungkapkan penjelejahannya kali ini dilakukan untuk menyebarkan pesan kesetaraan gender.

"Touring ini dilakukan guna menyampaikan pesan kepada masyarakat di Indonesia, bahwa wanita juga tangguh dan layak juga bisa ikut serta sebagai komunitas motor," ungkap Bulele kepada TribunJatim com.

Menurutnya, era kini banyak wanita dianggap sebelah mata dalam dunia komunitas motor.

"Padahal, jika melihat sejarah, wanita sudah seharusnya juga setangguh pria, seperti yang dipesankan dan dicontohkan oleh Pahlawan Ibu Kartini," imbuhnya.

Berkaca dari sebuah pandangan itulah, pihaknya berharap, pasca keberhasilan menaklukan aspal Jawa ini, para wanita yang melihat keberhasilan dirinya dan rekan-rekannya itu dapat menjadi sebuah inspirasi.

"Bahkan kami juga berencana melahirkan Komunitas Queenmax-Queenmax lainnya di seluruh Indonesia yang dibagi secara chapter masing-masing daerah dan dalam hal ini tentunya juga bersinergi dengan pihak Yamaha," jelasnya.

Bulele juga mengatakan, Pulau Jawa dipilih sebagai rute untuk menjalankan misi kesetaraan gender, lantaran selain kaya akan wisata alamnya, Pulau Jawa juga punya banyak Gunung Berapi.

Sedangkan, di daerah asalnya Gunung Berapi tidak ada sama sekali.

"Di Jawa, khsusunya di Jatim dan di Jateng ini kan banyak Gunung Berapi, sedangkan ditempat kami tidak ada, sebab itu kami pingin menikmati suasana seperti itu dengan mengunjungi Gunung Bromo," ungkap Bulele.

Sementara itu, Kiki mengungkapkan selama berkelana di Kota-Kota dan Kabupaten yang ada di Pulau Jawa seperti Blitar, Pacitan, Lumajang, Probolinggi, Jogja, Solo, Semarang serta Surabaya yang paling ia sukai adalah perjalanan saat menuju ke Bromo.

"Perjalanan menuju Bromo menjadi momen yang tidak bisa saya lupakan dalam touring ini, karena pertama kali tiba di Jawa kan di Surabaya, saat itu kami tidak istirahat sama sekali karena langsung gas pol, dan saat fisik mulai hampir lelah, keindahan Bromo mampu mengobati itu semua, khsusunya pemandangan sunrise-nya," cerita Kiki.

Sekadar informasi, hari ini, Senin (7/6/21) per pukul 14.00 WIB, empat bikers Nmax wanita ini telah menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk kembali ke Kota asalnya Balikpapan.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved