Berita Surabaya
Mengenal Suminagashi, Teknik Melukis di Atas Air yang Populer di Jepang, Cocok untuk Pemula
Mengenal suminagashi, teknik melukis di atas air yang populer di Jepang sejak abad ke-12, cocok buat pemula.
Penulis: Akira Tandika | Editor: Dwi Prastika
Reporter: Akira Tandika | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Teknik melukis di atas air atau yang juga dikenal sebagai suminagashi, sebetulnya telah populer di Jepang sejak abad ke-12.
Teknik suminagashi tersebut kemudian makin dikenal di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Biasanya, selain lewat pameran, teknik suminagashi juga dikenalkan melalui workshop lukis oleh beberapa seniman atau komunitas pencinta seni.
Hal itu pun dilakukan oleh Creative Director Unicorn Creative Space Danny Hartanto Kristiawan.
Ia mengajak peserta workshop, yang digelar di Unicorn Creative Space untuk mengenal teknik tersebut.
“Suminagashi merupakan teknik kuno yang dilakukan masyarakat Jepang. Teknik ini dipercaya sebagai bentuk kuno dari marbling," terang Danny saat ditemui di Unicorn Creative Space Surabaya, Selasa (8/6/2021).
Suminagashi memiliki arti 'tinta yang mengambang'. Biasanya, teknik ini dipakai untuk mendekorasi kertas.
Dalam workshop tersebut, Danny mengajak peserta mengaplikasikan suminagashi di atas kain dan pouch.
Alat-alat yang dibutuhkan di antaranya, karagen untuk mengentalkan air, tawas, cat akrilik, dan kain polyester.
"Selain kertas dan pouch, beberapa kain juga bisa digunakan. Tapi, kalau kain natural seperti linen, itu nggak bisa menempel," ujarnya.
Baca juga: Heart Made Wadahi Emosi dan Impian Teman-teman di Pondok Hayat Surabaya Lewat Seni
Melukis dilakukan dengan teknik marbling yang cukup simple. Sehingga, cocok untuk pemula.
Tahapan awalnya, cukup meneteskan cat akrilik ke baki berisi air karagen, lalu bentuk marble menggunakan batang kuas.
Penggunaan warna pun, bisa lebih dari satu.
"Kalau ini kembali ke kreativitas orang ya. Misal mereka suka menggunakan lima warna dan semuanya mencolok, ya nggak apa. Namanya juga seni," tutur mahasiswa tingkat akhir di Universitas Kristen Petra Surabaya itu.
Bila motif sudah sesuai keinginan, kain bisa ditaruh di atas cat yang mengambang.
"Jika dirasa sudah menempel, angkat kain dan cat akrilik akan menempel, lalu jemur sampai kering," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/peserta-workshop-membuat-lukisan-dengan-teknik-suminagashi-di-unicorn-creative-space-surabaya.jpg)