Breaking News:

Berita Sidoarjo

Penggabungan Kelurahan Korban Lumpur Lapindo Dapat Lampu Hijau dari DPRD Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo mendapat lampu hijau terkait rencana penggabungan sejumlah kelurahan korban lumpur Lapindo di Sidoarjo.

surya/mtaufik
Wabup Sidoarjo, Subandi saat melihat kondisi sejumlah ruas jalan di kawasan Gedangan 

Reporter: M Taufik I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJOPemkab Sidoarjo mendapat lampu hijau terkait rencana penggabungan sejumlah kelurahan korban lumpur Lapindo di Sidoarjo.

Rencana itu sudah mendapat persetujuan dari DPRD Sidoarjo, sehingga penggabungan sejumlah itu bisa segera direalisasikan.

Menurut Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi, ada tiga kelurahan yang akan digabung.

Yakni Kelurahan Mindi yang akan digabungkan dengan Kelurahan Porong, kemudian Kelurahan Siring dan Jatirejo yang bakal digabung dengan Kelurahan Gedang.

Di tiga kelurahan yang dimaksud, selama terbilang sangat sedikit penduduknya, bahkan nyaris tidak ada. Karena kawasan itu sudah terendam lumpur, sehingga penghuninya pindah ke wilayah lain, beberapa tahun belakangan.

“Sudah selayaknya penggabungan ini dilakukan. Apalagi terkait rencana penggabungan ini, Pemkab Sidoarjo juga sudah mendapat pelimpahan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri),” kata Subandi usai menghadiri Rapat Parupurna di gedung DPRD Sidoarjo, Rabu (9/6/2021).

Menurut Mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo tersebut, surat dari Kemendragri sudah turun. Sehingga Pemkab Sidoarjo tinggal menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh kementrian terkait rencana penggabungan wilayah tersebut.

"Sebagai langkah awal, eksekutif dan legislatif melakukan pembasan. Kemudian akan disusun draft raperda untuk dijadikan Perda dalam upaya penggabungan wilayah tersebut,” lanjut Subandi.

Rencana itu diyakini bakal berjalan cepat. Karena dewan juga sudah setuju dengan rencana tersebut, dan selanjutnya siap melakukan pembahasan bersama untuk pembuatan Perda sebagai dasar penggabungan kelurahan dan desa.

"Terkait skema pembahasannya nanti seperti apa, tentu kami harus menunggu pengajuan raperdanya dulu dari Pemkab. Setelah itu, kami tindak lanjuti. Mungkin dengan membentuk panitia khusus (pansus) atau panitia kerja (panja) untuk membahas raperda ini,” kata Usman, Ketua DPRD Sidoarjo.

Penulis: M Taufik
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved