Pemugaran Candi Mirigambar Tulungagung Mencapai 40 Persen, Batu Bata Mulai Ditata Lagi
ekerja dengan sangat hati-hati memasang batu mata di Candi Mirigambar, Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.
Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
Reporter : David Yohanes | Editor : Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Para pekerja dengan sangat hati-hati memasang batu mata di Candi Mirigambar, Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.
Setiap batu bata harus dipasang dengan presisi, sehingga membutuhkan konsentrasi.
Pemugaran Candi Mirigambar ini adalah salah satu proyek yang jadi perhatian warga.
Sebab candi yang ada sejak era sebelum Majapahit ini kondisinya memprihatinkan.
Candi nyaris ambruk karena pondasinya amblas.
"Pondasinya sudah dikuatkan dengan plat beton. Sudah berdiri tegak," terang Tekno Arkeolog dari Balai Pemeliharaan Cagar Budaya (BPCB) Jatim, Sumaryanto.
Baca juga: Bupati Tulungagung Melepas Batu Bata Candi Mirigambar Sebagai Tanda Dimulainya Pemugaran
Sebelumnya setiap bata diturunkan dari candi dan diberi nomor dan tanda khusus.
Nomor ini untuk memastikan, posisi bata tidak berubah dari posisi sebelum dipugar.
Setelah pondasi dikuatkan, barulah setiap bata dikembalikan berdasar urutannya.
"Ada banyak bata yang hilang. Kami juga sudah mencari di puing-puing di sekitar candi," sambung kepada TribunJatim.com.
Namun tidak banyak bata dari candi ini yang bisa ditemukan.
Akhirnya bata yang hilang diganti dengan bata baru dengan ukuran yang sama.
Termasuk bagian relief depan yang bolong karena dicuri, dikuatkan dengan bata batu.
"Keterangan warga, relief ini hilang dicuri. Untuk penguatan kami ganti dengan batu bata baru," ungkap Sumaryanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-tulungagung-para-pekerja-memasang-kembali-batu-bata-candi-mirigambar.jpg)