Berita Lamongan
Warga Gumantuk Lamongan Tewas Kesetrum Listrik Jebakan Tikus di Sawah
Suasana duka menyelimuti anggota keluarga Prayit (65) warga di Desa Gumantuk Kecamatan Maduran Lamongan Jawa Timur yang ditinggalkannya
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
Reporter: Hanif Manshuri | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Suasana duka menyelimuti anggota keluarga Prayit (65) warga di Desa Gumantuk Kecamatan Maduran Lamongan Jawa Timur yang ditinggalkannya.
Diungkapkan anak korban, Sutiaji (40), kepergian orang tuanya itu di luar dugaan anggota keluarga karena selama ini tidak memiliki riwayat penyakit apapun.
Saat pamit pergi ke sawah, Prayit tidak kembali pulang ke rumah seperti rutinitas hari - hari sebelumnya.
"Hingga pukul 00.00 WIB, bapak tidak juga kelihatan pulang, "aku Sutiaji, kepada polisi, Jumat (11/6/2021).
Diungkapkan, sekitar pukul 20.00 WIB korban pamit untuk pergi ke sawah yang ada di sebelah timur desa, kemudian hingga pukul 00.00 Wib korban belum juga pulang.
Seluruh anggota keluarga, termasuk Sutiaji gelisah. Saksi Sutiaji bergegas mengajak H. Ali Jafar tetangganya untuk menuju sawah mencari korban.
Tiba di sawah, kedua saksi semakin penasaran karena hanya didapati sandal dan sarung korban yang ada di gubuk.
Keduanya berusaha mencari keberadaan korban.
Di luar dugaan, keduanya dikagetkan dengan ditemukannya korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Radius 30 meter dari gubuk, korban ditemukan dalam keadaan terlentang dengan posisi kepala di timur, tangan kiri memegang senter, tangan kanan memegang kayu dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Terdapat luka bakar dan terbuka pada punggung telapak tangan sebelah kanan karena menyentuh kawat beraliran listrik dari genset milik korban sendiri.
Baca juga: Kronologi Aksi Teror Balai Desa di Lumajang, Terjadi Saat Dini Hari
Temuan itu kemudian dilaporkan tersebut ke Kepala Desa Gumantuk, Asriyanto dan dilanjutkan ke Polsek Maduran.
Kapolsek Maduran, AKP Saifudin didampingi petugas medis Puskesmas Maduran, Sulistiowati, Kades Gumantuk, Asriyanto dan empat anggota Polsek,
Aiptu Jojon Suharso, Bripka Andoko, Bripka Heri Purwanto dan Bripka Ach Fanani menuju TKP untuk mengevakuasi korban.
" Tidak ditemukan luka atau bekas akibat penganiayaan. Pada saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, " kata Saifudin.
Penyebabnya sudah jelas akibat kesetrum listrik genset yang dipasang korban di area sawahnya sendiri.(Hanif Manshuri)
Kumpulan berita Lamongan terkini