Breaking News:

Berita Gresik

Nasib Pasutri Lansia Gresik Korban Penipuan Gadai Sertifikat Rumah, 'Takut Kembali Diusir'

Nasib pasutri lansia Gresik usai melapor sertifikat rumahnya digadaikan orang. Merasa terintimidasi, ketakutan mengintip dari dalam rumah.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Willy Abraham
Ripan (duduk di kursi roda) bersama istrinya Munawaroh saat membuat laporan di Mapolres Gresik, Selasa (8/6/2021). 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Ripan (80) dan Munawaroh (63) pasangan suami istri (Pasutri) lanjut usia (lansia) asal Asempapak, Kecamatan Sidayu, Gresik merasa terintimidasi usai melapor ke kantor polisi, usai sertifikat digadaikan orang.

Pasalnya, beberapa orang sering menunggu di depan rumahnya.

Munawaroh pun mengaku ketakutan dan hanya bisa melihat dari dalam rumah, di balik jendela.

Dia khawatir kembali diusir gara-gara sertifikat rumahnya berpindah tangan tanpa sepersetujuan.

“Dua orang laki-laki menunggu di depan rumah sambil bermain handphone, saya dan suami merasa terintimidasi di dalam rumah,” ucapnya, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Ratusan Emak-emak di Mojokerto Jadi Korban Penipuan Arisan Bodong, Kerugian Diprediksi Capai Rp 1 M


Ketika tidak ada aktivitas mencurigakan, Ripan dan Munawaroh memilih mendatangi kediaman warga bernama Evawani.

Di sana mereka merasa tenang, ada teman berkeluh kesah. Bahkan Eva, lanjut Munawaroh, bersedia membantu jika terancam diusir atau diintimidasi dengan kekerasan atau secara verbal oleh orang yang tidak dikenal segera melapor.

Pasutri lansia ini mengaku setelah sertifikat rumah seluas 151 meter persegi itu berpindah tangan kepada seorang pria berinisial M beberapa waktu lalu, hidupnya menjadi serba ketakutan.

Karena M telah menolong anaknya mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan di Gresik

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved