Berita Otomotif

Tip dan Trik Berkendara Motor Off-Road yang Benar, MPM Honda Jatim: Terpenting Kuasai Akselerasi

Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan memberikan tip untuk pemula mengendarai motor trail atau off-road di medan ekstrem.

Tayang:
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Biker CRF 250 saat melakukan aktivitas offroad. 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Salah satu motor off-road  yang saat ini digemari oleh beberapa kalangan membuat  kehadiran motor trail mulai eksis lagi, bahkan berbagai komunitas motor trail tumbuh diberbagai daerah.

Dalam pengoperasiannya, motor off-road ini tidak memiliki perbedaan yang mencolok seperti kebanyakan motor berperseneling lainnya.

Hanya saja, dikarenakan memang diciptakan untuk medan yang lebih ekstrem, maka ada hal-hal khusus yang patut diperhatikan oleh para pemula sebelum mengendarai motor jenis satu ini.

Saat menaiki dan dikendarai tidak bisa asal-asalan.

Lalu bagaimana mengendarai motor offroad yang benar dimedan ekstrim, khususnya bagi pemula?

Baca juga: Naik Andong hingga Mobil Offroad Hadiri Wisuda Drive Thru, Salam Perpisahan Mahasiswa untuk UWKS

Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan memberikan beberapa tip yang dapat diketahui sebagai pemula sebelum mengendarai motor trail atau off-road di medan ekstrem.

Hal pertama yang perlu dipersiapkan yakni kelengkapan pelindung tubuh atau biasa disebut riding gear.

"Berkendara Off road juga tidak lepas dengan penggunaan riding gear yang tepat sehingga tetap menjaga keselamatan pengendara di tengah keseruan. Riding gear yang digunakan untuk kegiatan off road maupun di jalan raya tidak jauh berbeda, namun terdapat beberapa elemen riding gear yang memiliki bentuk dan spesifikasi yang berbeda," kata Hari, Jumat (25/6/2021).

Perlu juga menyiapkan sepeda motor trail dengan melakukan pengecekan kondisi motor apakah layak untuk digunakan serta kenali kondisi lintasan dan jenis-jenisnya dengan tujuan agar mampu memperkecil risiko terjatuh yang bisa mengakibatkan cedera.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan, pengendara motor trail sangat memerlukan lebih banyak teknik ketimbang menjadi pengendara kendaraan jenis lainnya, seperti posisi tubuh, kestabilan, arah sepeda motor, kecepatan motor, cara pengereman, serta pemakaian tenaga mesin.

"Semua ini harus diperhatikan," sambung dia.

Baca juga: Optimis Sambut Semester II 2021, HSC Hadirkan Beragam Promo Menarik dan Honda Creative Challenge

Bagi pengendara yang memiliki postur badan di bawah 170 cm, pasti sering kali merasa ada motor yang terlalu tinggi, terlalu berat, dan lainnya.

Umumnya jenis motor trail, seperti  CRF150L atau CRF 250 Rally memiliki dimensi sangat tinggi dan atau lebih berat dibanding lainnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved