Breaking News:

Berita Magetan

Polisi,TNI dan PM Magetan Razia Pengunjung Warung Kopi, Seorang Dinyatakan Reaktif

Operasi yustisi dan operasi yang dilakukan Tim Gabungan Satgas Penanggulangan Covid-19, Kabupaten Magetan, Jawa Timur telah menggerebek warkop

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Yoni Iskandar
Surya/ Doni Prasetyo
Satgas Covid 19, Razia Warung warung kopi untuk tes rapid antigen pengunjung warung. Seorang disebutkan reaktif dan ditindaklanjuti. 

Reporter : Doni Prasetyo | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM,COM, MAGETAN - Operasi yustisi dan operasi yang dilakukan Tim Gabungan Satgas Penanggulangan Covid-19, Kabupaten Magetan, Jawa Timur telah menggerebek warung-warung kopi (warkop).

Dalam operasi tersebut petugas menemukan seorang pengunjung reaktif setelah dilakukan tes rapid antigen di warkop setempat.

Tim gabungan Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Magetan relatif berskala besar dalam Operasi Yustisi dan Patroli warung-warung kopi (warkop_di wilayah hukum Resor Magetan ini.

Saat Tim Gabungan Satgas Penanggulangan Covid-19, terdiri dari Polisi Militer (POM), Polisi/TNI, Satpol PP, Dinkes, BPBD dan ormas mendatangi warung warung kopi itu sedang penuh pengunjung. Karena bertepatan dengan weekend, Sabtu (26/6) malam.

Operasi Yustisi dan Patroli Tim Gabungan Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Magetan itu dipimpin langsung Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Magetan Kompol Suprapto Spd, dimulai sekitar pukul 21.20 hingga menjelang tengah malam sekitar pukul 00.30, Sabtu (26/6).

Dalam Operasi Yustisi dan Patroli itu petugas medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mengambil pengunjung warung kopi secara random (acak) untuk dilakukan tes rapid antigen covid-19 itu.

Operasi Yustisi dan Patroli itu mendatangi sejumlah warung yang bekel dan banyak pengunjung kongkow berkerumun seperti warung warung kopi di kawasan Jl MT Haryono, Blok M di Jln Monginsidi hingga Sar Londo Desa Candirejo, Jln Imam Bonjol, dan Jln Sukowati seluruhnya di Kecamatan/Kabupaten Magetan atau wilayah kota.

Menurut Kabag Ops Kompol Suprapto, kegiatan Operasi Yustisi dan Patroli tes rapid antigen ini sengaja dilakukan secara acak, untuk mengidentifikasi dan memastikan warga wilayah kota dalam keadaan sehat dan terbebas covid-19.

"Ini adalah langkah antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19. Kalau tes rapid antigen hasilnya reaktif, maka warga itu akan di tindaklanjuti. Sebaliknya bila non reaktif, maka masyarakat Magetan aman menjalankan aktifitas, namun tetap menjalankan prokes,"kata Kabag Ops Suprapto.

Baca juga: Woow, Mobil PCR Magetan Seharga Rp 3, 8 M Dirasa Kemahalan

Dikatakan Suprapto, tes rapid antigen secara acak dari warung kopi ke warung kopi lainnya itu, ada seorang pengunjung warung kopi berinisial DS, laki laki warga Jln Yos Sudarso, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan/Kabupaten Magetan, hasilnya reaktif.

"Warga berinisial DS ini langsung kami bawa ke fasilitas khusus (faskus) untuk menjalani perawatan," kata Kompol Suprapto kepada Surya, Sabtu (26/6) malam.

Operasi Yustisi dan Patroli Tim Gabungan Satgas Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Magetan ini tidak hanya melakukan tes rapid antigen, tapi juga membagi bagikan masker dan hand sanitizer serta sosialisasi cuci tangan secara benar.

"Diharapkan, kegiatan ini dapat menekan angka penyebaran virus covid-19 dan meningkatkan kesadaran kebiasaan baru masyarakat terkait disiplin penerapan prokes di saat pandemi Covid-19 ini," tandas Kabag Operasi Kompol Suprapto Spd kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Operasi yustisi

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved