Berita Lamongan
Berstatus Zona Orange dan Merah, Pelajar di 7 Kecamatan di Lamongan Terancam Tidak Bisa Ikut PTM
Sejumlah lembaga pendidikan di bawah naungan Dindik yang ada di 7 kecamatan terancam tidak bisa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
Laporan Wartawan TribunJatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sejumlah lembaga pendidikan di bawah naungan Dindik yang ada di 7 kecamatan terancam tidak bisa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli depan.
Pasalnya 7 kecamatan itu di antaranya ada yang berstatus zona orange dan merah.
"Berdasarkan data Dinkes terakhir, Kecamatan Kota dan Kembangbahu zona merah, sedangkan 5 lainnya yakni Paciran, Brondong, Babat, Mantup, dan Ngimbang yang diketahui masuk zona orange," terang Plt Dinas Pendidikan Lamongan, Moh Nalikan kepada Tribunjatim.com, Rabu (30/6/2021).
Meski begitu, menurut Nalikan, pihaknya tetap berharap, bahwa segala sesuatu yang menyangkut pelaksanaan PTM tersebut bisa disadari secara bersama-sama, dibutuhkan kekompakan dan kerjasama antara guru, orangtua, peserta didik, dan Pemerintah yang harus saling terkait.
Upaya menaati Prokes harus dilakukan dari yang terkecil individu, keluarga dan mengembang ke lingkungan.
Terkait kepastian PTM dan wilayah mana saja yang bisa melaksanakan, masih harus menunggu rekomendasi dari Satgas Covid -19. " Satgas yang tahu pasti tentang peta dan pemetaan status wilayah karena Covid -19, " katanya.
Dindik dan lembaga penyelenggara pendidikan, harus bisa memahami akan rekomendasi oleh Satgas Covid -19.
Baca juga: Mia Trisanti Diduga Gelapkan Pembelian Bahan Makanan Restoran Nine House Kitchen Alfresco
"Kita jalankan aturan yang ada, Satgas punya kewenangan penuh, kami laksanakan, namun jika ada satu saja yang diketahui mengalami kendala, Naudzubillah reaktif semisal, PTM terpaksa diberhentikan di kawasan itu," tandasnya.
Bagaimana dengan persiapan dan segala piranti oleh Dindik maupun sekolah ? Nalikan mengungkapkan,
pihaknya telah menyiapkan segala keperluan pelaksanaan PTM, hal itu dibuktikan dengan simulasi yang telah berjalan sejak 6 bulan lalu dan telah berhasil dilalui tanpa kendala.
"Pada simulasi 6 bulan kemarin berjalan lancar, hanya saja saat ini terganjal status zona orange dan merah pada beberapa kecamatan di Lamongan," ungkapnya.
Ditambahkan, bahwa saat ini adanya kebijakan daerah yang mengatur segala skema dan skenario terkait pelaksanaan PTM itu menjadi penting dan sangat dibutuhkan. Pasalnya, Kemendikbud-Ristek telah menginstruksikan, bahwa hal tersebut telah diserahkan secara penuh kepada daerah melalui otoritas daerah.
"Pelaksanaan PTM tinggal menunggu restu dari Satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan, Insya Allah bisa berjalan lancar pada Juli depan," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, bahwa vaksinasi kepada guru direncanakan akan tuntas sebelum pelaksanaan PTM terbatas ini. Dari total 23.648 guru di Lamongan, hanya tersisa 10 persennya yang belum divaksin.
"Vaksinasi tenaga pengajar telah mencapai 90 persen, 10 persen sisanya terhalang kondisi seperti hamil, sakit, dan komorbit yang dialami para guru" pungkasnya.(Hanif Manshuri)
Kumpulan berita Lamongan terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/moh-nalikan.jpg)