Breaking News:

Berita Gresik

Bupati Gresik Siapkan Tempat Pemakaman Umum Baru untuk Pasien Covid-19

Kasus sebaran konfirmasi positif Covid-19 terus melonjak. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengantisipasi dengan menyiapkan tempat pemakaman baru

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar Adi Sagita
surya/willy
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani bersama Kadinkes Gresik, drg Saifudin Ghozali bertemu para tenaga kesehatan di RS Umar Masud, Rabu (9/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim Network, Willy Abraham 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kasus sebaran konfirmasi positif Covid-19 terus melonjak. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengantisipasi dengan menyiapkan tempat pemakaman baru.

Sejumlah instalasi gawat darurat di rumah sakit tidak menerima pasien karena fokus menyembuhkan pasien Covid-19. Ketersediaan tempat tidur sudah penuh termasuk menambah 200 tempat tidur baru di sejumlah rumah sakit rujukan di Gresik.

“Hampir semua rumah sakit sudah mulai menolak pasien. Faktanya akhir-akhir ini banyak yang meninggal," ucap Bupati.

Bahkan, hanya dalam waktu empat hari penambahan 200 tempat tidur saat ini sudah penuh. Bupati juga mendapat laporan bahwa pemakaman di suatu wilayah di Gresik sudah penuh.

“Kami harus mengambil sikap dan sudah memerintahkan Asisten untuk mencari lahan tanah negara dan merupakan asset Pemkab Gresik untuk pemakaman umum baru. Alhamdulillah sudah mendapat lahan untuk makam baru," kata dia.

Gus Yani sapaan akrab Bupati, dalam rapat koordinasi (Rakor) penetapan PPKM Darurat pada Kamis, 1 Juli 2021 juga mendapatkan laporan tempat pemakaman umum (TPU) penuh. 

Data Satgas Covid-19 Gresik pada 1 Juli 2021 angka pasien terpapar Covid-19 tembus 6 ribu sejak awal wabah pada Maret 2020 lalu.

Ledakan jumlah pasien terjadi seminggu belakangan ini.

Masih merujuk data Satgas Covid-19 Gresik kurun waktu 5 hari terakhir, mulai 27 Juni hingga 1 Juli 2021, terjadi penambahan 120 kasus baru terakumulasi menjadi 6.022 kasus ; sembuh bertambah 52 menjadi 5.414 kasus.

Kemudian meninggal dunia bertambah 9 kasus menjadi 372 kasus, dan isolasi tercatat 236 orang.

Para pengelola wisata di Gresik pun sepakat untuk tutup menekan angka penyebaran Covid-19. (wil)

Baca juga: Forkopimda Sebut Sanksi PPKM Darurat di Kota Malang Lepbih Tegas

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved