Berita Kediri

Pantau PPKM Darurat di Kota Kediri, Wali Kota Abdullah Abu Bakar Yakin Angka Covid-19 Turun Drastis

Forkopimda Kota Kediri mengecek pelaksanaan PPKM Darurat. Wali Kota Abdullah Abu Bakar yakin lonjakan kasus Covid-19 berkurang secara drastis. 

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Didik Mashudi
Pejabat Forkompimda Kota Kediri naik trail melakukan patroli malam memantau PPKM Darurat, Senin (5/7/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) Kota Kediri melakukan patroli untuk mengecek pelaksanaan PPKM Darurat, Senin (5/7/2021) malam. 

Patroli dilakukan dengan mengendarai sepeda motor menyusuri ruas jalan di Kota Kediri yang biasanya menjadi titik keramaian. 

Rombongan berangkat dari Balai Kota Kediri menyusuri sepanjang  Jl Dhoho – Jl Pattimura – Jl Letjen Suprapto – Jl Pahlawan Kusuma Bangsa – Jl Erlangga – Jl Hayam Wuruk – Jl Brawijaya – Jl Mayjen Sungkono – Jl Diponegoro. 

Setelah melewati beberapa ruas jalan, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, lalu lintas di Kota Kediri sepi dan mobilitas masyarakat sudah mulai turun. 

Di beberapa ruas jalan dilakukan penyekatan dan pemadaman lampu penerangan jalan umum (PJU) yang dimulai pukul 20.00 WIB. 

Baca juga: Bersepeda Patroli PPKM Darurat, Forkopimda Trenggalek Temukan Swalayan Masih Buka Diatas Jam 8 Malam

Kebijakan ini diambil untuk mengurangi mobilitas masyarakat. Sehingga di atas pukul 20.00 WIB masyarakat bisa berada di rumah saja.

Dijelaskan, Forkopimda Kota Kediri meninjau pembatasan-pembatasan mobilitas yang salah satunya ada pemadaman lampu yang ada di Kota Kediri

"Alhamdulillah lalu lintasnya sudah mulai sepi sekali. Memang ini yang diharapkan oleh pemerintah pusat bahwa mobilitas di atas jam 8 malam harus terkontrol dengan baik dan mulai sepi. Mungkin masyarakat bisa berkumpul bersama keluarga tersayang di rumah untuk istirahat bersama atau pun bermain dengan anak,” ungkapnya.

Wali Kota yakin jika mobilitas masyarakat dapat ditekan seperti saat ini, maka lonjakan kasus Covid-19 ini dapat berkurang secara drastis. 

Bila melihat data lonjakan kasus virus Corona ( Covid-19 ) di Kota Kediri memang cukup tinggi.

Maka dari itu, kebijakan pembatasan-pembatasan dalam masa PPKM Darurat ini diharapkan mampu menurunkan angka Covid-19. 

Baca juga: Bupati Gus Yani Ikut Salat Jenazah Dokter RSUD Ibnu Sina Terpapar Covid-19, Semoga Husnul Khotimah

“Sekarang bisa kita lihat semua jalan sudah sepi, ya Alhamdulillah. Kalau kita bisa pertahankan ini sampai tanggal 20 nanti saya yakin penyebaran lonjakan kasus Covid-19 akan berkurang sangat drastis sekali. Mudah-mudahan seperti itu,” ujarnya.

Wali Kota Kediri juga terus menghimbau agar masyarakat tetap berada di rumah. Kalaupun harus keluar rumah hanya untuk kepentingan-kepentingan yang mendesak. Untuk pembelian makanan diperbolehkan namun harus take away atau dibungkus. 

“Saya mohon maaf harus mengambil ini karena memang lonjakan kasusnya sangat luar biasa sekali. Kami mohon doa dan dukungan dari Bapak Ibu untuk bisa bersama-sama menyelesaikan ini. Kalau ada evaluasi ya kita evaluasi nanti kurangnya apa. Artinya tetap harus ada evaluasi mana yang lebih bagus mana yang lebih efektif,” ungkapnya.

Berita tentang Kediri

Berita tentang PPKM Darurat

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved