Berita Jatim
Ada Obat Terapi Covid-19 di Jawa Timur Dijual Diatas HET, KPPU Kanwil IV Lakukan Pengawasan Ketat
Ada penjual tabung oksigen dan obat terapi Covid-19 di Jawa Timur patok harga diatas HET. Dendy Rakhmad Sutrisno beber langkah yang akan diambil.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Hefty Suud
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kantor Wilayah IV Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah lakukan pantauan ketersediaan dan harga komoditas tabung oksigen dan obat terapi Covid-19 di wilayah kerjanya.
Kepala Kantor Wilayah IV KPPU, Dendy Rakhmad Sutrisno, menjelaskan bahwa pemerintah telah menentukan 11 jenis obat terapi virus Corona ( Covid-19 ) yang telah diatur Harga Eceran Tertinggi (HET) nya berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.1.7/Menkes/4826/2021 tentang HET Obat dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.
"Pantauan kami ada di delapan daerah. Meliputi Surabaya, Mojokerto, Malang, Sidoarjo, Gresik, Denpasar, Mataram dan Kupang," kata Dendi, Kamis (8/7/2021).
Dari hasil pemantauan menunjukkan, secara umum akses masyarakat di Jawa Timur (Jatim) untuk memperoleh obat-obatan tersebut di apotek terbatas.
“Obat terapi Covid -19 relatif sulit didapatkan pada beberapa apotek di Jawa Timur yang kami pantau, bilapun ada dijual di atas diatas HET dengan menggunakan obat merek lain," jelas Dendy.
Baca juga: Hari Ini 7 Warga Bangkalan Wafat karena Covid-19, 72 Tertular, Bupati Ra Latif : Ayo Patuh Aturan
Misalnya obat Favipiravir 200mg per tablet HET-nya Rp 22.500, tidak tersedia dan diganti dengan merek Avegan yang dijual dengan harga Rp 68.000, sampai dengan Rp 76.900 per tablet.
Sedangkan pantauan tabung gas oksigen di 12 daerah, meliputi Madiun, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Bali, Banyuwangi, Jember, Mojokerto, Kediri, Denpasar, dan Mataram menunjukkan terbatasnya stok tabung gas oksigen di kota-kota Jawa Timur.
"Secara umum, masyarakat Jawa Timur relatif kesulitan mendapatkan tabung gas oksigen dengan harga normal, termasuk harga jasa isi ulangnya," jelas Dendi.
Tabung gas oksigen ukuran 1 M3 yang biasanya dijual dengan harga dikisaran Rp 700.000, sampai dengan Rp 800.000, melonjak menjadi Rp 1.200.000, sampai dengan Rp 2.100.000.
Sedangkan jasa isi ulang tabung gas oksigen juga mengalami peningkatan menjadi kurang lebih Rp 150.000,/M3 dari semula Rp. 30.000,/M3.
Harga tabung gas oksigen 1m3 terendah terpantau Rp. 900.000 (Mataram), tertinggi Rp. 2.100.000 (Banyuwangi), sedangkan jasa isi ulang terendah Rp. 30.000/M3 (Mataram), tertinggi Rp. 150.000/M3 (Surabaya).
"Menyikapi kondisi ini, KPPU memutuskan untuk melakukan pemeriksaan dalam ranah penegakan hukum, yang dalam prosesnya KPPU akan menginvestigasi berbagai pihak yang terkait," ungkap Dendy.
Termasuk pelaku usaha yang dianggap terindikasi melakukan pelanggaran persaingan usaha.
Baca juga: Kelapa Hijau Muda di Surabaya Laris, Dipercaya Sebagai Minuman Alami untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/sidak-apotek-kecamatan-pare.jpg)