Breaking News:

Berita Madiun

Wali Kota Madiun dan Istrinya Sembuh dari Covid-19, Ini Pesannya kepada Warga Kota Madiun 

Setelah sekitar dua pekan menjalani perawatan di RSUD dr.Soeodono, Wali Kota Madiun, Maidi dan istrinya Yuni Setyowati, diperbolehkan pulang untuk mel

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Wali Kota Madiun, Maidi dan istrinya Yuni Setyowati, diperbolehkan pulang untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. 

Reporter: Rahadian Bagus I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Setelah sekitar dua pekan menjalani perawatan di RSUD dr.Soeodono, Wali Kota Madiun Maidi dan istrinya Yuni Setyowati, diperbolehkan pulang untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Kabar baik tersebut diunggah di instagram pribadi Wali Kota, Maidi pada, Jumat (9/7) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam unggahan tersebut tampak Maidi bersama istrinya menggunakan APD lengkap di rumah sakit. Keduanya memakai pakaian biasa, sambil memegang surat keterangan dari dokter. 

Keduanya tampak mengacungkan jempol sebagai tanda dalam kondisi baik. Sedang, pada slide foto pertama berisi gabungan foto dan tulisan ungkapan terima kasih. 

Dalam unggahannya, Maidi juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang turut membantu langsung maupun memberikan dukungan dan semangat serta doa.

Ucapan terima kasih itu ditujukan kepada pihak manajemen, tim dokter, serta perawat RSUD Soedono dan RSUD Kota Madiun, Forkopimda Kota Madiun, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Madiun, tokoh masyarakat dan agama, hingga masyarakat.

‘’Terima kasih atas dedikasi, partisipasi, doa, dan dukungan yang terus mengalir untuk kesembuhan saya dan istri. Tentunya, kami berdoa kepada seluruh warga yang saat ini sedang menjalani perawatan segera diberi kesembuhan,’’ tulisnya. 

Meski sudah pulih, wali kota diwajibkan melanjutkan isolasi mandiri di rumah hingga pertengahan Juli mendatang.

Hal itu penting sekaligus untuk memulihkan dan memantau kondisi fisiknya.

Dalam unggahan tersebut, wali kota juga menceritakan apa yang ia rasakan selama sakit. Di antaranya kurang enak makan, pikiran tak bisa produktif, dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu, kepada warga agar selalu menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol keaehatan, mengonsumsi makanan bergizi, olahraga, sebelum sakit menjangkiti. 

‘’Kesehatan itu memang mahal harganya. Ketika nikmat sehat dikurangi, makanan enak pun terasa tidak enak. Badan sakit semua. Istirahat jadi tidak nyaman. Apalagi untuk bekerja. Pikiran juga menjadi tidak produktif,’’ tulisnya. 

Ia menambahkan, saat ini orang tanpa gejala ada di mana-mana, sehingga siapa saja berpotensi tertular Covid-19. Maidi menyebut, disiplin protokol kesehatan adalah kuncinya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved