Breaking News:

Berita Lamongan

Tak  Bisa Penuhi Syarat Hasil Swab Antigen,  46 Calon Pengantin di Lamongan Terpaksa Tunda Nikah

Syarat tambahan untuk melangsungkan pernikahan selama PPKM darurat cenderung lebih ketat

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
depositphotos
ILUSTRASI- Syarat pernikahan saat PPKM Darurat makin ketat 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Syarat tambahan untuk melangsungkan pernikahan selama PPKM Darurat cenderung lebih ketat.

Dalam persyaratan tersebut mengharuskan calon pengantin menjalani tes swab antigen agar bisa menggelar akad nikah sepanjang 3- akhir  Juli 2021. 

Panjangnya pemberlakukan syarat itu sesuai dengan masa perpanjangan PPKM darurat hingga akhir Juli nanti.
Ternyata, dengan syarat tambahan ini,  membuat 46 dari 519 calon pengantin di Lamongan  terpaksa menunda pernikahan karena belum memenuhi persyaratan itu.

"Karena itu syaratnya, maka yang belum bisa memenuhi persyaratan harus ditunda dulu sampai terpenuhi, " kata Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Lamongan,  Khoirul Anam, kepada Surya.co.id (TribunJatim Net Work), Sabtu (17/7/2021).

Diungkapkan, selama PPKM darurat ini ada syarat tambahan bagi calon  pasangan. Calon harus menyertakan hasil tes swab sesuai dengan SE Dirjen Bimas Islam Kemenag. 

Syarat ini, menurutnya, dilakukan sebagai ikhtiar bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. "Intinya Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Kemenag RI yang mensyaratkan seperti itu, (tujuan) adalah untuk ikhtiar bersama untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19," kata Anam.

Berdasarkan data yang masuk ke Kemenag Lamongan hingga hari ini, kata Anam, diketahui ada 46 dari 519 pasangan calon pengantin yang membatalkan akad nikah mereka. 

Baca juga: Hantam Truk Parkir, Pengendara Motor di Tuban Tewas hingga Motor Rusak Parah

Ke 519 pasangan ini mendaftarkan akad nikahnya sebelum diberlakukannya PPKM Darurat. "Swab antigen untuk calon pengantin putra putri, wali nikah dan saksi. Totalnya ada 5 yaitu pasangan pengantin 2, wali nikah 1 dan saksi nikah 2," ujarnya. 

Sesuai SE tersebut, terang Anam, selama PPKM Darurat berlangsung, seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) tidak melayani pendaftaran nikah. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved