Berita Kediri

Pemkot Kediri Buka Pendaftaran E-Tiket Vaksinasi Langsung Ludes Dalam 2 Jam

Pemkot Kediri menjadikan Taman Sekartaji sebagai lokasi tambahan percepatan vaksinasi selain di sejumlah fasilitas kesehatan, Sabtu (24/7/2021)

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Didik Mashudi
Seorang peserta vaksinasi di Taman Sekartaji, Kota Kediri memperlihatkan kartu vaksinasi yang diperolehnya, Sabtu (24/7/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemkot Kediri menjadikan Taman Sekartaji sebagai lokasi tambahan percepatan vaksinasi selain di sejumlah fasilitas kesehatan, Sabtu (24/7/2021).

Sebelumnya vaksinasi juga digelar di Taman Brantas serta Taman Tirtoyoso yang diikuti berbagai lapisan masyarakat warga Kota Kediri.

Sementara pelayanan pendaftaran juga lebih dipermudah dengan membuka tautan pendaftaran baru bisa langsung mendapat tiket elektronik. E-Tiket ini menjadi persyaratan tambahan selain membawa KTP untuk vaksinasi.

Alfan Sugiyanto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kediri menjelaskan, dengan teknis baru ini menjadi lebih memudahkan pendaftar.

"Karena pendaftar sudah tahu jadwal lokasi dan waktu vaksinasi, tinggal daftar melalui link dan dapat E-Tiket. Selain itu, kami bisa memprediksi dan membatasi jumlah pendaftar yang datang ke lokasi,” jelasnya.

Alfan menambahkan, bagi para lansia dan warga Kota Kediri yang kesulitan mendaftar bisa dibantu keluarga atau tetangga untuk ikut mendaftar vaksinasi.

Dengan kemudahan mendaftar ini, kuota langsung ludes dalam waktu 2 jam setelah rilis di Instagram @harmonikediri dan @pemkotkediri. 

Total terdapat kuota 800 sasaran dengan 200 sasaran di Taman Sekartaji dan 600 sasaran untuk lokasi Taman Tirtoyoso. 

Raisya Farizqa (19) salah satu peserta vaksinasi mengaku langsung bergegas mendaftar ketika mendapat notifikasi di Instagram tentang pendaftaran vaksinasi. 

“Waktu itu setelah dapat notifikasi, selang satu menit saya langsung daftar. Dan E-Tiketnya juga langsung muncul setelah saya daftar. Baru deh, ngabarin temen-temen yang lain,” ujarnya.

Baca juga: Satu Pelaku Kasus Pembunuhan Juragan Pakaian Kapasan Surabaya Ditangkap

Raisya mengaku bergegas vaksin karena sekarang harus sering bepergian ke Surabaya untuk kuliah dan persiapan magang. 

Sebelumnya, sempat 5 kali daftar vaksinasi namun selalu kehabisan kuota. 

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan apresiasi besarnya animo warga yang mendaftar vaksinasi.

 “Patut diacungi jempol untuk warga Kota Kediri yang kooperatif dan sadar akan kesehatan diri sendiri. Kami juga akan terus berupaya untuk memenuhi stok agar semua warga Kota Kediri bisa segera vaksin,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved