Berita Blitar
Penularan Covid-19 di Kota Blitar Mayoritas dari Pasien Isolasi Mandiri yang Abai Prokes
Jumlah kasus baru konfirmasi positif Covid-19 di tiap kecamatan di Kota Blitar sampai sekarang masih tinggi.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network Samsul Hadi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR- Jumlah kasus baru konfirmasi positif Covid-19 di tiap kecamatan di Kota Blitar sampai sekarang masih tinggi.
Mayoritas penularan kasus baru positif Covid-19 di Kota Blitar akhir-akhir ini dari masyarakat yang abai menerapkan protokol kesehatan saat melakukan isolasi mandiri di rumah.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, M Muchlis usai mengecek persiapan tempat isolasi terpusat di Asrama Mahasiswa Kampus PGSD Universitas Negeri Malang (UM) di Jl Ir Soekarno, Kota Blitar, Jumat (30/7/2021).
"Sangat dibutuhkan tempat isolasi terpusat karena jumlah kasus Covid-19 di kecamatan meningkat tajam. Contoh empat hari lalu, kami periksa data positif Covid-19 di Kecamatan Sukorejo ada 169 orang. Ini sangat padat, sangat banyak," kata Muchlis.
Baca juga: Mampu Tampung 1.000 Pasien, Stadion Gelora Joko Samudro Jadi Tempat Isolasi Terpusat Terpadu Covid
Dikatakannya, para orang positif Covid-19 hampir dipastikan atau diperkirakan sangat kuat sedikit disiplin terhadap rambu-rambu agar tidak menularkan lebih lanjut ke orang lain.
Artinya, mayoritas dari orang yang positif Covid-19 bisa diperkirakan abai terhadap kedisiplinan protokol kesehatan tentang isolasi mandiri di rumah.
"Karena abai terhadap kedisiplinan protokol kesehatan isolasi mandiri di rumah, maka terjadi potensi penularan kepada yang lain, sehingga jumlah kasus barunya semakin meningkat," ujarnya.
Menurutnya, dengan keadaan seperti itu, pemerintah pusat mewajibkan ada tempat isolasi terpusat khususnya di wilayah Jawa dan Bali.
Pemerintah tidak mengizinkan lagi ada pasien isolasi mandiri di rumah.
"Maka, hasil kerja sama dengan Kodim dan Polres, Kota Blitar mewujudkan tempat isolasi terpusat di gedung Kampus PGSD UM," katanya.
Dikatakannya, saat ini, jumlah warga Kota Blitar yang menjalani isolasi mandiri di rumah sekitar 300 orang sampai 400 orang.
Jumlah itu merupakan komulatif saat warga mulai menjalani isolasi hari pertama sampai hari ke-10.
"Jumlah warga yang isolasi mandiri antara 300 sampai 400 orang. Itu komulatif mulai hari ke satu sampai hari ke-10 isolasi mandiri," katanya.
Sekadar diketahui, jumlah komulatif pasien positif Covid-19 di Kota Blitar mencapai 5.079 orang per Kamis (28/7/2021).
Dari total itu, jumlah komulatif pasien sembuh sebanyak 4.680 orang dan jumlah komulatif pasien meninggal dunia sebanyak 168 orang. (sha)
Kumpulan berita Blitar terkini