Berita Trenggalek
Warga Trenggalek Nekat Gelar Hajatan Saat PPKM Level 4, Petugas Datang dan Jalankan Tes Swab Antigen
Warga Trenggalek bandel dan tetap nekat gelar hajatan saat PPKM Level 4, petugas datang dan jalankan tes swab antigen, ada yang reaktif Covid-19.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Petugas tiga pilar di Kabupaten Trenggalek mendatangi lokasi-lokasi hajatan pernikahan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4.
Pemerintah setempat sebenarnya melarang kegiatan sosial budaya, termasuk hajatan pernikahan selama PPKM diberlakukan.
Hanya saja di beberapa lokasi, masih ada warga yang nekat menggelar hajatan pernikahan.
Salah satu lokasi hajatan yang didatangi oleh petugas tiga pilar berada di Kecamatan Munjungan. Di sana, ada empat lokasi hajatan yang didatangi.
Sebagian lokasi telah menggelar hajatan. Sementara sebagian lainnya masih dalam tahap persiapan.
“Kami di wilayah Kecamatan Munjungan agendanya penertiban orang yang punya hajatan dan melakukan tes swab antigen di sana,” kata Kasatpol PP Kabupaten Trenggalek, Triadi Atmono, Jumat (30/7/2021).
Triadi menjelaskan, larangan hajatan sudah diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri 24/2021, Peraturan Gubernur 418/2021, dan Peraturan Bupati 383/2021.
Sebelum hajatan digelar, tiga pilar telah berdialog dengan warga yang berniat menggelar hajatan.
Baca juga: Bupati Trenggalek Tegur Keras Kades yang Unggah Hinaan Pekerja Seni di Facebook
Petugas juga telah meminta agar hajatan pernikahan dibatalkan selama PPKM diberlakukan.
“Karena ada pengaduan warga, kami tindak lanjuti untuk klarifikasi terhadap pengaduan tersebut. Ada empat titik yang kami tertibkan,” sambungnya.
Selain menertibkan, petugas juga menggelar rapid test antigen di lokasi. Penggelar hajatan, para tetangga yang membantu, dan tamu yang hadir mengikuti tes cepat itu.
“Ada sekitar 10 sampai 15 orang yang dites swab antigen di satu lokasi,” ujarnya.
Plt Camat Munjungan, M Hartono menjelaskan, hasil tes swab antigen menunjukkan ada seorang warga yang reaktif Covid-19 (virus Corona).
Petugas bersama tiga pilar akhirnya mengarahkan agar warga tersebut menjalani pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan terdekat.
“Hasilnya ada satu orang yang reaktif. Saat ini sudah ditangani oleh puskesmas,” ujarnya.