Berita Jember
388 Orang Tenaga Kesehatan di Jember Terpapar Covid-19, Masih Ada yang Jalani Isolasi
388 orang tenaga kesehatan di Jember terpapar Covid-19, masih ada yang jalani isolasi hingga kini, ada juga yang meninggal dunia.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Ratusan orang tenaga kesehatan di Kabupaten Jember terpapar Covid-19 (virus Corona).
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jember, selama pandemi ini, ada 388 orang tenaga kesehatan (nakes) di Jember yang terpapar Covid-19 hingga 24 Juli 2021.
Sampai kini, ratusan nakes itu masih ada yang menjalani isolasi mandiri, juga perawatan di rumah sakit. Nakes yang terpapar itu tersebar di semua puskesmas, dan rumah sakit di Jember.
"Hampir semua puskesmas nakesnya ada yang terpapar sampai saat ini. Jumlahnya beragam, ada yang kurang dari 10, bahkan ada yang lebih dari 10 orang," ujar seorang bidan di Kabupaten Jember yang tidak mau namanya disebut, kepada TribunJatim.com, Sabtu (31/7/2021).
Seperti dalam pemberitaan TribunJatim.com, ada 26 orang tenaga kesehatan di Puskesmas Silo II Jember yang terpapar Covid-19.
Sedangkan di RSD dr Soebandi Jember, ada 147 orang tenaga kesehatan yang menjalani isolasi mandiri.
"10 orang menjalani perawatan. Kami rawat di RSD dr Soebandi," ujar Plt Wakil Direktur Sumber Daya Manusia dan Pendidikan RSD dr Soebandi Jember, drg Arief Setiyoargo, Sabtu (31/7/2021).
Tenaga kesehatan RSD dr Soebandi Jember yang meninggal dunia akibat Covid-19 ada empat orang.
"Kami akhirnya melakukan sejumlah upaya untuk mencegah supaya tenaga kesehatan dan pegawai tidak banyak yang semakin terpapar. Seperti untuk pegawai, jika sudah tidak ada pekerjaan, meskipun belum waktunya jam pulang, kami suruh pulang. Kami menyuruh lebih banyak istirahat," ujarnya.
Baca juga: Permintaan Sedang Tinggi, Ratusan Pasien Covid-19 di Jember Antre Plasma Konvalesen
Sedangkan ruang perawatan yang rendah kunjungannya, juga ditutup. Beberapa ruang pelayanan rawat jalan juga digabung untuk efektivitas pegawai.
Meskipun banyak nakes RSD dr Soebandi terpapar Covid-19, Arief menegaskan, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan pelayanan.
"Kami tetap memberikan pelayanan, pada prinsipnya kami tidak boleh menolak pasien, jadi berapapun yang datang, akan kami layani. Namun kami minta juga kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan," tegas Arief.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, dr Wiwik Supartiwi menyebut, hingga 24 Juli 2021, ada 388 orang nakes yang terpapar Covid-19.
"Memang banyak nakes yang terpapar, sampai 24 Juli 2021 ada 388 orang yang terpapar, termasuk saya sendiri," ujar Wiwik.
Karenanya, pihaknya terus mengupayakan adanya tambahan tenaga kesehatan dan juga relawan tenaga kesehatan untuk mengisi kekosongan tenaga kesehatan di sejumlah faskes milik Pemkab Jember, baik puskesmas maupun rumah sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bupati-jember-hendy-siswanto-menyalati-jenazah-tenaga-kesehatan-rsd-dr-soebandi-yang-meninggal.jpg)