Breaking News:

Berita Nganjuk

Komitmen terhadap Tumbuh Kembang Anak, Dinsos PPPA Nganjuk Gelar Webinar Hari Anak Nasional

Berkomitmen terhadap tumbuh kembang anak, Dinsos PPPA Nganjuk menggelar webinar peringatan Hari Anak Nasional.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi saat mengikuti peringatan Hari Anak Nasional Kabupaten Nganjuk yang digelar secara virtual, Jumat (30/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Nganjuk menyelenggarakan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2021.

Kegiatan yang dikemas dalam webinar tersebut dilakukan secara virtual di tengah pandemi Covid-19 (virus Corona).

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen maupun kebijakan pemerintah daerah terkait tumbuh kembang anak melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023. Di mana itu masuk dalam visi terwujudnya Kabupaten Nganjuk yang maju dan bermartabat. Serta mengusung misi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

"Dengan demikian, anak sebagai aset sehingga diharapkan ke depan bisa menjadi anak dengan kualitas emas 24 karat dan berkualitas unggul," kata Marhaen Djumadi di Command Center Pemkab Nganjuk, Jumat (30/7/2021).

Maka dari itu, dikatakan Marhaen Djumadi, pihaknya sangat mengapresiasi dan turut mendorong semangat anak-anak peserta webinar peringatan Hari Anak Nasional Kabupaten Nganjuk. Karena, para peserta webinar merupakan generasi dari Kabupaten Nganjuk. Sedangkan Kabupaten Nganjuk sendiri dahulu merupakan daerah yang bernama Anjuk Ladang.

"Anjuk Ladang itu memiliki arti tanah kemenangan. Tentu para pemuda Nganjuk juga memiliki gen atau semangat bermental juara. Jika lahir di Nganjuk, maka kita mewarisi gen Anjuk Ladang atau tanah dari para pemenang," ucap Marhaen Djumadi.

Oleh karena itu, ungkap Marhaen Djumadi, pihaknya berpesan kepada keluarga untuk menjadi salah satu pembimbing anak. Dengan demikian, anak bisa berkembang dengan baik, dan bisa sesuai dengan yang diharapkan.

Baca juga: Penambahan Kasus Covid-19 di Nganjuk Fluktuatif, Satgas Wanti-wanti Jalankan Protokol Kesehatan

Lebih lanjut dikatakan Marhaen Djumadi, pada peringatan HAN kali ini, sengaja difokuskan pada pendidikan belajar.

Hal itu mengingat pentingnya pendidikan di Kabupaten Nganjuk, sebagai upaya membangun kesadaran bersama, baik orang tua maupun guru yang harus memiliki persepsi yang sama.

"Berilah hak dasar anak, yaitu hak untuk hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, dan hak dasar partisipasi," tandas Marhaen Djumadi.

Sementara Kabid PPPA Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk, Agus Sugianto menambahkan, webinar peringatan HAN tersebut berawal dari inisiatif anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Nganjuk Jembatan Aspirasi (FANTASI).

"Kami sangat mengapresiasi inisiasi tersebut untuk dilaksanakan dengan konsep dari anak, untuk anak, dan oleh anak," kata Agus Sugianto.

Sementara dalam webinar peringatan HAN Kabupaten Nganjuk mengundang beberapa narasumber. Seperti Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk, Taufiqurrohman, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Sopingi, serta Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi. Sedangkan moderator acara, Claudya P Dewanti yang juga sebagai Duta Perempuan dan Anak Kabupaten Nganjuk.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved