Breaking News:

PPKM Level Diperpanjang atau Tidak? Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Hati-hati Ambil Keputusan

PPKM Level diperpanjang atau tidak? Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid meminta pemerintah berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Editor: Hefty Suud
Tribun Jatim Network/Bobby Constantine
Petugas sedang mengecek dokumen pengendara di Pos Penyekatan Bundaran City of Tomorrow Mall Surabaya saat PPKM Level 4, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNJATIM.COM - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Wilayah Jawa dan Bali akan berakhir pada hari ini, Senin (2/8/2021).

Namun hingga kini belum jelas, apakah pemerintah akan melanjutkan kebijakan PPKM Level atau tidak.

Terkait hal itu, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid meminta pemerintah berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait perpanjangan atau penghentian PPKM Level yang bertujuan mencegah sebaran virus Corona ( Covid-19 ).

"Memang serba sulit. Saya berharap pemerintah mengambil keputusan yang terbaik, seksama dan terukur," ujar Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid dalam keterangannya, Senin (2/8/2021).

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menuturkan, apabila PPKM kembali dilanjutkan, pemerintah harus bertanggung jawab dalam membantu pemberian bantuan sosial secara lebih menyeluruh kepada masyarakat kecil dan insentif kepada pelaku usaha.

"Kalau diperpanjang lagi tentu aktivitas ekonomi warga tambah lesu. Silakan diperpanjang sekiranya pemerintah dapat membantu sektor usaha dan kebutuhan dasar masyarakat selama PPKM," tutur Gus Jazil.

Baca juga: Cerita Petani Bunga Hias di Kota Batu Terdampak PPKM Darurat, Mawar Tak Laku-laku Akhirnya Dibakar

Menurutnya, PPKM Level 4 apabila dilanjutkan terus menerus maka dapat menunjukkan kebijakan yang diambil pemerintah tidak efektif dilaksanakan di lapangan.

"Hemat saya, perpanjangan PPKM dapat menurunkan kepercayaan masyarakat karena pemerintah dianggap kurang berhasil mengatasi keadaan," urainya.

Diketahui, pemerintah memberlakukan PPKM Darurat sejak 3 Juli-20 Juli lalu di wilayah Jawa-Bali sebagai upaya menekan penyebaran kasus Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved