Berita Jatim
Dapat Bekal Khusus, PKS Jatim Mantapkan Peran Penanganan Pandemi Covid-19
DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur bertekad memaksimalkan peran dalam penanganan pandemi Covid-19
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur bertekad memaksimalkan peran dalam penanganan pandemi Covid-19.
Apalagi, Satgas Pengendalian Dampak Covid-19 PKS Jawa Timur telah mendapat pembekalan dan pelatihan khusus dari DPP PKS selama dua hari.
Ketua bidang Kesejahteraan Sosial (Kesos) DPW PKS Jatim dr Jojok Santoso SpPD FINASIM menyambut baik pelatihan tersebut.
Penting lantaran menurutnya, kontribusi PKS acap kali dilakukan dengan terjun langsung kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.
"ini sangat bermanfaat untuk pembekalan bagi daerah dan kecamatan, karena background pendidikan relawan PKS yang sangat beragam,” kata dr Jojok Santoso kepada wartawan, dikutip Selasa (3/8/2021).
Menurutnya, Satgas Pengendalian Dampak Covid-19 di wilayah dan daerah harus terus diingatkan terkait pentingnya aspek pencegahan saat membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Dokter Jojok menjelaskan tentang bagaimana Tim Respon Cepat Covid-19 (TRRC) DPW PKS ini bergerak. Menurutnya, semua elemen bekerja bersama serta aktif mengawal para anggota dan masyarakat yang terpapar.
“Alhamdulillah di semua daerah di Jatim, kegiatan itu sudah berjalan lancar. Sampai kemudian DPP mengkoordinir semua TRRC ini, agar lebih optimal dalam penanganan dan pemantauan,” kata Jojok.
Baca juga: Orkes Dangdutan Tergelar di Madura Saat PPKM Level 4, Satgas Covid-19 Tak Segan-Segan Tindak Tegas
Dokter Jojok menyimpulkan beberapa catatan penting dari materi pelatihan yang diterima pihaknya.
Diantaranya, pentingnya aspek preventif dengan selalu menekankan protokol kesehatan 6M.
Yaitu, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dengan benar, menjaga jarak, menghindari keramaian, menghindari makan bersama dan mengurangi mobilitas.
“Yang juga sangat penting untuk diketahui adalah sikap dan perilaku seseorang yang konfirmasi tanpa gejala dan konfirmasi dengan kategori ringan. Dua kategori ini cukup isoman dan tidak perlu panik," terangnya.
"Monitoring mandiri selama isoman harus diketahui dan dipahami. Jika saturasi dibawah 95 segera ke RS atau faskes yg tersedia, jangan menunggu saturasi oksigen dibawah 90,” jelasnya menambahkan.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan mengungkapkan, dalam kegiatan Pelatihan Tim Respon Cepat Covid-19 yang digelar DPP PKS itu, DPW PKS Jatim diwakili oleh pimpinan Satwil Jatim sebanyak 21 orang, dari Satda PDC sebanyak 342 orang, TRCC Wilayah 9 orang dan TRCC daerah 189 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pelatihan-tim-respon-cepat-covid-19-yang-digelar-oleh-dpp-partai-keadilan.jpg)