Berita Gresik
Pilu Lihat Penerima Bansos Tuna Netra dan Lumpuh, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Gresik Sisihkan Gaji
Miris kondisi nenek di Jalan Budi Santoso, Desa Sembayat, Kecamatan Manyar. Bhabinkamtibmas dan Babinsa sisihkan gaji.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Hefty Suud
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Kondisi seorang nenek bernama Ya Tripah di Jalan Budi Santoso, Desa Sembayat, Kecamatan Manyar sungguh miris.
Diusianya yang menginjak 83 tahun, dirinya hanya bisa terbaring lemas di atas tempat tidur.
Semenjak terlahir di dunia ia hanya bisa melangkah dengan perasaan.
Tuna netra yang disandangnya bahkan tidak bisa mengantarkannya bertemu jodoh pendamping hidup.
Ia hidup sebatang kara, dirinya melakukan aktifitas memasak, makan, minum dan mandi terpaksa mengandalkan bantuan dari tetangga.
Baca juga: Petrokimia Gresik Bagikan Ribuan Paket Imun Kepada Masyarakat Sekitar Perusahaan
Rumah yang ditinggalinya saat ini sudah bukan miliknya lagi.
Rumahnya sendiri terpaksa ia jual beberapa tahun lalu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Namun orang yang membeli rumahnya berbelas kasih, nenek Ya Tripah disilahkan menempatinya dengan cuma-cuma.
Di sisi lain, Bhabinkamtibmas setempat Bripka Hadi Supriyanto bersama anggota Babinsa setempat menyalurkan bantuan sosial secara door to door alias dari rumah ke rumah.
Saat di rumah Ya Tripah, anggota TNI-Polri ini langsung masuk ke dalam rumah, karena si penerima bantuan hanya bisa berbicara dengan nada lirih.
Kisah pilu warganya tersebut terpanggil hati mengurangi beban hidup Ya Tripah.
Ditemani Babinsa Serda Marjuki, berdua mengunjunginya lalu mengulurkan bantuan sosial berupa 5 kilogram beras dan beberapa rupiah yang disisihkan dari uang gaji seorang TNI-Polri.
Tangan Hadi memegang tangan Ya Tripah, menunjukkan pada sedikit yang dia berikan. Kemudian terucap lisan tertatih-tatih dari bibir sang nenek,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/warga-jalan-budi-santoso-desa-sembayat.jpg)