Berita Ponorogo

Difabel dan ODGJ di Ponorogo Ikut Vaksinasi Covid-19, Kapolres: Ada yang Takut Jarum Suntik

Difabel dan ODGJ di Ponorogo ikut vaksinasi Covid-19, Kapolres: Ada yang takut jarum suntik, jadi membutuhkan usaha yang lebih.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Vaksinasi Covid-19 untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan Difabel di Mapolres Ponorogo, Selasa (10/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Sebanyak 51 masyarakat kaum difabel dan 8 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengikuti vaksinasi Covid-19 (virus Corona) di Mapolres Ponorogo, Selasa (10/8/2021).

Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, vaksinasi Covid-19 pada difabel dan ODGJ ini dilakukan serentak di seluruh Jawa Timur.

Namun Kabupaten Ponorogo menjadi atensi Forkopimda Jawa Timur lantaran jumlah masyarakat difabel dan ODGJ yang lebih banyak dibandingkan kabupaten/kota lainnya.

Azis menyebut, jumlah difabel di Ponorogo menurut data yang dihimpun dari Dinas Sosial mencapai 563 orang.

"Nanti vaksinasinya dilakukan secara bertahap. Kalau tidak bisa datang ke Polres kita laksanakan (vaksinasinya) di kecamatan atau desa masing-masing berkoordinasi dengan Dinsos dan Dinkes," kata Azis, Selasa (10/8/2021).

Azis yang memantau langsung proses vaksinasi tersebut menilai memang membutuhkan usaha yang lebih dalam pelaksanaan vaksinasi untuk difabel dan ODGJ.

"Memang ada yang takut dengan jarum suntik, kaget dan lainnya, tapi tadi didampingi dengan pendampingnya. Jadi vaksinasi tetap bisa kita laksanakan dengan baik," lanjutnya.

Baca juga: Kepala SMPN 2 Kauman Ponorogo Ceritakan Saat Ledakan Balon Udara yang Sebabkan Kaca Sekolah Pecah

Dalam kesempatan itu, Azis juga berkesempatan menyerahkan bantuan sosial (bansos) berupa sembako kepada ODGJ dan difabel usai pelaksanaan vaksinasi.

Di tempat yang sama, pendamping ODGJ, Fransisca mengatakan, para ODGJ yang mengikuti vaksinasi adalah yang berada di usia produktif yaitu 17 sampai 45 tahun.

"Ada 135 orang di panti, yang sudah divaksin 80 orang, 55 orang lainnya yang kategori jompo dan lansia belum," kata Caca, sapaan akrabnya.

Selain di Mapolres Ponorogo, vaksinasi Covid-19 juga dilaksanakan di panti duafa yang berlokasi di Kecamatan Jetis tersebut.

"Keluhannya kemarin ada yang badannya panas tapi biasa, dalam waktu beberapa jam sudah sembuh. Tapi yang di Polres ini tidak ada keluhan apa-apa," tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved