Berita Ponorogo

Sosok dr Gunawan yang Selamatkan Deddy Corbuzier, Dikenal Dermawan Sejak SMA di Ponorogo

dr Gunawan SpPd menjadi perbincangan publik setelah berhasil menyelamatkan Deddy Corbuzier dari badai sitokin yang hampir merenggut nyawa Deddy

Tangkapan Layar
dr Gunawan SpPd Podcast Bersama Deddy Corbuzier 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - dr Gunawan SpPd menjadi perbincangan publik setelah berhasil menyelamatkan Deddy Corbuzier dari badai sitokin yang hampir merenggut nyawa Deddy Corbuzier.

Dalam podcast bersama Deddy Corbuzier, dokter spesialis penyakit dalam tersebut juga dikenal dermawan lantaran sering membayar obat pasien yang tidak mampu.

Diketahui, dr Gunawan merupakan warga Ponorogo yang beralamat di Jalan Gatot Subroto, Pakunden, Kecamatan Ponorogo.

Ia merupakan lulusan SMAN 1 Ponorogo tahun 2000 dan melanjutkan studinya di jurusan kedokteran Universitas Indonesia.

Guru matematika dr Gunawan semasa SMA, Sri Utomo Budi mengatakan dr Gunawan adalah siswa yang disiplin dan pandai semasa sekolah.

"Yang jelas bocah itu baik, tawadu sama guru, sopan, disiplinnya oke dan pintar," kata Sri, Selasa (24/8/2021).

Dr Gunawan juga dikenal datang dari keluarga yang berada dan dermawan.

Bapak dr Gunawan selalu memberikan dukungan sponsor ketika ada kegiatan di SMAN 1 Ponorogo.

"Kalau ada temannya yang kekurangan juga pasti ditolong," lanjutnya.

Bahkan keluarga dr Gunawan tidak segan membantu siswa yang tidak mampu membayar SPP.

Untuk itu, Sri tidak kaget ketika melihat video podcast Deddy Corbuzier yang mengungkapkan kedermawanan dr Gunawan.

"Kami tidak kaget. Gunawan ya seperti itu," lanjutnya.

Hal yang menurut Sri tidak berubah adalah gaya bicara dan penampilan dr Gunawan.

Menurut Sri, muridnya tersebut selalu kalem dalam berbicara dan berpenampilan sederhana.

"Dengan guru juga selalu sopan, ngomongnya tidak pernah keras. Penampilannya sederhana. Secara fisik dikira orang biasa saja ya yang seperti di video, tidak seperti dokter beneran," tambahnya.

Sri juga ingat dr Gunawan adalah siswa yang hobi bermain basket tanpa mengesampingkan prestasinya di kelas.

"Kalau tidak salah juara kelas ya. Itu yang jadi modalnya diterima di kedokteran UI," tambahnya.

Memori lain yang diingat Sri soal dr Gunawan adalah ketika ada salah satu guru yang menyuruh dr Gunawan beli rokok.

"Kita mengira tidak mau, karena anaknya orang yang berada, pikiran guru pasti menolak. Ternyata mau saja," jelas Sri.

Sri berharap agar siswa SMAN 1 Ponorogo bisa meneladani sifat rendah hati dr Gunawan.

"Keberhasilan itu pasti ada faktor X-nya yang tidak bisa di lepas. Siswa harus tawadhu. Itu salah satu yang perlu dicontoh. Guru tidak ada yang mendoakan jelek ke siswanya," kata Sri.

"Kalau siswa tawadhu pasti guru berdoa yang terbaik untuk keberhasilan siswanya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved