Berita Madura
Camat Batang-Batang Mundur dari Jabatan, Bupati Sumenep: Sanksinya Masih dalam Proses
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan soal sanksi bagi Camat Batang-Batang yang sudah memundurkan diri dari jabatannya masih dalam proses.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ndaru Wijayanto
Sementara untuk posisi di kecamatan yang ditinggalkan, menurutnya, sementara dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
"Sampai nanti ada pelantikan camat baru. Insya Allah per akhir Agustus ini Pak Bupati sudah bisa melantik. Kapan waktunya, kami juga masih menunggunya," lanjutnya.
Sebelumnya, potongan video Camat Batang-Batang diduga 'meminta' kades agar mencuri sapi warga yang jika tidak mau divaksin viral di media sosial.
Tak berselang lama setelah videonya viral, Joko Suwarno akhirnya angkat bicara dan meluruskannya.
Menurut dia, video tersebut diambil saat pihaknya melaksanakan rapat terkit percepatan vaksinasi pada Jumat, 13 Agustus 2021, lalu.
"Yang viral itu editan semua. Kalau dari awal, paling tidak, kan saya mengucapkan salam dan seterusnya. Tau-tau dipotong di tengah, kemudian ada lagi di belakang," katanya pada Minggu tanggal 15 Agustus 2021.
Sebagai Camat, Joko menagaskan tidak mungkin dirinya meminta kepala desa mencuri sapi warga yang tidak mau divaksin.
"Jadi saya tidak ada sama sekali terbesit untuk menyuruh Kades mencuri," tegasnya.
Menurut dia, saat itu dirinya memang menekankan agar ada percepatan vaksinasi di Kecamatan Batang-Batang.
Ia meminta para Kades bekerja lebih maksimal memobilisasi warganya untuk divaksin.
"Karena yang saya tahu, kalau di desa, Pak Kalebun (Kades) memiliki kartu as. Buktinya, hampir setiap kejadian di desa larinya ke kalebun. Ada orang sakit ke Pak Kalebun. Ada kasus pencurian, juga (melapornya) ke Pak Kalebun," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/camat-joko-suwarno.jpg)