Breaking News:

Berita Nganjuk

Kejar Target Herd Immunity, Satgas Covid-19 Nganjuk Intens Monitoring Percepatan Vaksinasi

Monitoring percepatan vaksinasi intensif dilakukan Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Nganjuk. Pasalnya, vaksinasi covid-19 dan Protokol Kesehatan..

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Achmad Amru
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi saat memantau kegiatan serbuan vaksin covid-19 terhadap para santri di salah satu Ponpes Desa Nglawak Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Monitoring percepatan vaksinasi intensif dilakukan Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Nganjuk.

Pasalnya, vaksinasi covid-19 dan Protokol Kesehatan yang tetap diperketat merupakan upaya pencegahan penyebaran virus corona di Kabupaten Nganjuk.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, pemantauan pelaksanaan percepatan vaksinasi covid-19 dimaksudkan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan harapan.

Ini dikarenakan Kabupaten Nganjuk harus segera mencapai target Herd Immunity agar penyebaran virus corona bisa dicegah dengan lebih baik.

"Alhamdulillah Kabupaten Nganjuk saat ini masuk PPKM level 3, dan itu bukan berarti Pandemi covid-19 selesai tetapi kita justru lebih waspada dengan vaksinasi agar tidak terjadi peningkatan kasus positiv kembali," kata Marhaen Djumadi di tengah pelaksanaan pemantauan kegiatan vaksin menyasar Pondok Pesantren di Nganjuk, Rabu (1/9/2021).

Dijelaskan Marhaen Djumadi, kegiatan vaksinasi di Pondok Pesantresn sendiri di Kabupaten Nganjuk merupakan implementasi dari Program Serbuan Vaksinasi Ke Pondok Pesantren Secara Serentak di Jajaran Kodam V Brawijaya.

Di mana pelaksanaan vaksinasi tersebut dikemas dalam kegiatan Vaksinasi Massal Dosen, Guru, Karyawan, Mahasiswa, Siswa dan Santri Ponpes oleh Kodim 0810 Nganjuk.

Disamping itu, menurut Marhaen Djumadi, kegiatan monitoring itu juga dilakukan sebagai bentuk dari komitmen pemerintah yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.

Akan tetapi, tambah Marhaen Djumadi, perlu diketahui kalau kunci utama dalam percepatan penanganan Covid-19 dan untuk mencegah penyebarannya selain vaksinasi adalah  protokol kesehatan harus diperketat dimanapun berada.

"Untuk itu, kami senantiasa tidak lelah mengajak semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali agar selalu melaksanakan Prokes ketat mencegah penyebaran virus corona," tandas Marhaen Djumadi.

Sementara itu, berdasar data sebaran covid-19 di Kabupaten Nganjuk jumlah kasus positif covid-19 masih mengalami fluktuasi. Hal itu bisa dilihat dari penambahan kasus covid-19 dalam tiga hari terakhir mengalami naik turun cukup signifikan.

Pada hari Senin (30/8/2021) jumlah kasus positif covid-19 bertambah 10 kasus, pada hari Selasa (31/8/2021) jumlah kasus positif covid-19 kembali naik 52 kasus, dan pada hari Rabu (1/9/2021) kasus positif covid-19 menurun sebanyak 43 kasus.

"Melihat data sebaran covid-19 di Kabupaten Nganjuk tersebut penambahan kasus cukup fluktuatif sehingga diperlukan kewaspadaan dari masyarakat dengan tetap mematuhi Prokes mencegah peningkatan kembali penyebaran virus corona," tutur Hari Purwanto, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Diskominfo Kabupaten Nganjuk.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved