Breaking News:

Berita Bojonegoro

Berusaha Mempertahankan Handphone yang Dijambret, Remaja di Bojonegoro Tewas Ditusuk Pisau

Melakukan perlawanan dengan berusaha mempertahankan handphone miliknya yang dijambret, remaja di Bojonegoro tewas ditusuk pisau penjambret.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Sudarsono
Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia saat ungkap kasus penjambretan di Jalan Raya Bojonegoro-Babat, yang menyebabkan korban meninggal dunia, Senin (6/9/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Remaja di Bojonegoro menjadi korban jambret hingga menyebabkan dirinya meninggal dunia. 

Peristiwa tersebut dialami DW (18) di Jalan Raya Bojonegoro-Babat pada 5 Juli 2021 lalu, sekitar pukul 19.00 WIB. 

Saat menjadi korban jambret oleh dua orang tak dikenal, korban berusaha mempertahankan handphone miliknya dari DA alias Kalop (20) dan FL (19), warga Kecamatan Kanor, Bojonegoro

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, korban saat itu sendirian sedang bermain handphone di taman. 

Kemudian salah seorang dari tersangka berinisial DA turun dari motornya lalu merampas handphone korban. Aksi DA ini dilakukan berdua dengan FL, sebagaimana yang sudah direncanakan. 

Tak terima handphone-nya dirampas, korban melakukan perlawanan dan tersangka DA kemudian mengeluarkan pisau lipat dan menusuk korban tepat bagian dada hingga beberapa kali.

"Jadi korban yang melawan ini langsung mendapatkan tusukan tiga kali, setelah itu terkapar ditolong warga," ujar AKBP Eva Guna Pandia saat ungkap kasus, Senin (6/9/2021). 

AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, setelah sempat dirawat selama 7 hari di salah satu rumah sakit di Bojonegoro, korban akhirnya menghembuskan napas terakhir. 

Polisi yang mendapat laporan tersebut kemudian melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved