Berita Bisnis

PTPN XI Gandeng BRI Kembangkan Program TebuChain, agar Petani Mudah Dapat Kredit Usaha

Dengan kerjasama ini, ada penggabungan antara Mitra Tani milik PTPN XI dengan platform TebuChain milik BRI, yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Sosialisasi aplikasi hasil kolaborasi PTPN XI dengan Bank BRI, TebuChain, yang bisa memantau dari hilir ke hulu terkait produksi gula di PG. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI, melakukan kerjasama untuk pengembangan transformasi digital melalui aplikasi.

Dengan kerjasama ini, ada penggabungan antara aplikasi Mitra Tani milik PTPN XI dengan platform TebuChain milik BRI, yang bisa terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Direktur PTPN XI, R. Tulus Panduwidjaja menjelaskan, melalui program TebuChain PTPN XI ini diharapkan petani mudah mendapatkan kredit usaha.

Baca juga: PTPN XI Dukung New Brand Nusakita, Siapkan Produk Gula Berkualitas

"Apalagi saat ini petani sangat membutuhan dana cepat terutama untuk biaya tebang, muat, angkut (TMA),” jelasnya dalam acara sosialisasi aplikasi TebuChain PTPN XI, Kamis (2/9/2021).

Selain itu, ke depannya program tersebut akan di-link kan dengan Pupuk Indonesia sehingga kebutuhan petani mulai dari pendanaan, pengolahan tanaman beserta pupuknya menjadi satu kesatuan.

“Dalam program ini ada 2 Pabrik Gula (PG) kami yang menjadi pilot project yakni PG Pandji dan PG Pradjekan,” jelas Tulus.

Baca juga: PTPN XII Perkuat Penjualan Ritel Produk Hilir, Dukung Brand Holding Nusakita

Pemerintah telah mencanangkan bahwa pada 2024 Indonesia sudah bisa swasembada gula. Untuk itu, rencanakan program TebuChain akan diapliksaikan juga ke PG lainnya, termasuk oleh PG milik PTPN lainnya yang memproduksi gula.

“Penyatuan kedua aplikasi ini kebetulan punya PTPN XI yang juga akan dipakai yang lain, dan saat ini untuk Sistem Informasi Manajemen Pabrik Gula (SIMPG) juga dipakai PTPN 2, PTPN 7, PTPN 9 dan PTPN 14,” ungkap Tulus.

Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI, Amam Sukriyanto menambahkan,  aplikasi TebuChain ini sudah berjalan 8 bulan dan BRI terus mengembangkan fitur-fiturnya selama ini, termasuk mengembangkan sistem yang terhubung dengan aplikasi milik PTPN XI.

Baca juga: Terima Bantuan 12 Ton Oksigen Cair dari PTPN XI, Gubernur Khofifah Akan Salurkan untuk RS di Jatim

“Jadi tahap awal aplikasi ini fungsinya bagaimana kita mengetahui loyalitas petani, karena yang kita tahu logistic gains juga ada di situ. Semakin jauh, semakin mahal harga tebu, semakin tidak efisien," jelas Amam.

Nah untuk memastikan bahwa petani lebih suka menggiling tebu di PG terdekatnya, makanya PTPN XI dan BRI ini melakukan sinergi BUMN.

Selain itu, sistem aplikasi ini juga berguna untuk memastikan tebu-tebu petani tidak lari ke PG lain, dan rendeman tebu juga bisa naik sebab dampak susut dari pengangkutan tebu bisa dihindari.

Pada tahap awal, sudah berhasil 97 persen lebih petani sudah loyal kepada PG nya. Apalagi PTPN sendiri Sudah memiliki jadwal kapan waktunya tebang maupun giling.

“Nah di tahap kedua yang kita kembangkan sekarang adalah bagaimana petani tidak perlu lagi menunggu hasil lelang. Begitu sudah ada pemberitahuan DO (bukti kepemilikan gula) sekian dari pabrik, maka BRI bisa membantu mencairkan dana talangan kepada para petani,” beber Amam.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved