Breaking News:

Berita Surabaya

19 Ribu KPM Terima Jaring Pengaman Sosial dari APBD Surabaya, Pemkot Minta Warga Beri Usulan Bansos

19 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima Jaring Pengaman Sosial dari APBD Surabaya, pemkot meminta warga untuk beri usulan bansos.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Bobby Constantine
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberikan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Surabaya, Jumat (10/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya menggelontorkan APBD untuk Jaring Pengaman Sosial (JPS). Total, ada 19.054 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapat bantuan JPS.

Total, anggaran yang bersumber dari pos anggaran tak terduga ini mencapai Rp 3,810 miliar. Tiap KPM, akan mendapatkan Rp 200 ribu. 

Selain dari anggaran APBD Pemkot Surabaya, juga ada KPM yang menerima dari APBD Pemprov Jawa Timur. Jumlahnya, 6.250 KPM dengan besaran angka JPS yang sama (tiap KPM mendapat Rp 200 ribu). 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menerangkan, data KPM didapatkan dari data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Syaratnya, MBR yang bersangkutan belum pernah mendapat intervensi dari pemerintah. 

Misalnya, bantuan dari Kementerian Sosial. Baik untuk bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST). 

"Bantuan ini kami berikan kepada masyarakat MBR yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat," kata Cak Eri di sela acara penyerahan bantuan secara simbolis, Jumat (10/9/2021). 

"Sebab, kalau sudah dapat bantuan dari pemerintah pusat, maka tidak dapat bantuan dari provinsi maupun pemerintah kota," katanya. 

Berdasarkan data MBR yang dimiliki pihaknya, ada sekitar 25 ribu warga yang belum mendapatkan intervensi dari pemerintah. Data tersebut kemudian diusulkan kepada pemerintah provinsi untuk mendapatkan bantuan. 

"Akhirnya, ada yang dibantu pemerintah provinsi sekitar 6 ribu KPM. Sedangkan yang yang dibantu pemkot sekitar 19 ribu KPM," katanya. 

Baca juga: Dewan Sarankan Surabaya Ada Puskesmas Khusus Anak Selama Pandemi

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved