Breaking News:

Berita Jember

Warga Desa Kepanjen Jember Keluhkan Aktivitas Tambak Udang di Pesisir Pantai Selatan: Merugikan

Warga Desa Kepanjen mengeluhkan aktivitas tambak udang di pesisir pantai selatan, sebut merugikan sektor perikanan tangkap dan pertanian.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Perwakilan warga Desa Kepanjen, Gumukmas, Jember, ketika mengikuti audiensi persoalan tambak udang, di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Sabtu (11/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Warga Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember, mengeluhkan aktivitas tambak udang modern di desa tersebut.

Keluhan itu disampaikan kepada Bupati Jember, Hendy Siswanto dalam audiensi yang dilakukan, Sabtu (11/9/2021).

Setyo Ramires, seorang warga dari Kelompok Perjuangan Masyarakat Kepanjen, menuturkan, keberadaan dan aktivitas tambak udang itu dinilai merugikan sektor perikanan tangkap, dan pertanian. Tambak udang itu berada di pesisir pantai selatan di Desa Kepanjen.

Menurut warga, ada 13 unit tambak di pesisir tersebut.

Sepengetahuan mereka, hanya dua unit usaha tambak yang mengantongi izin, sedangkan sisanya diduga tidak memiliki izin.

"Aktivitas tambak merugikan warga, baik warga yang nelayan, maupun petani di sekitar pesisir. Komoditas pertanian di sekitar pantai rusak, seperti cabai, pepaya, juga semangka, karena terkena uap dari kincir tambak," ujar Setyo, Minggu (12/9/2021).

Limbah aktivitas tambak dinilai juga merugikan nelayan yang melakukan aktivitas perikanan tangkap. Limbah membuat ikan menjauh dari kawasan bibir pantai, sehingga nelayan semakin jauh melaut dan itu berdampak pada bertambahnya pemakaian bahan bakar minyak.

"Limbah yang dibuang langsung ke laut mengakibatkan rusaknya ekosistem biota laut yang merugikan para nelayan," tegasnya.

Baca juga: Targetkan Bantuan Beras BTT untuk 100.000 KK, Pemkab Serap Beras Petani Jember

Karenanya, pada Sabtu (11/9/2021), Kelompok Perjuangan Masyarakat Kepanjen meminta waktu beraudiensi dengan kepala daerah Jember. Mereka menyampaikan keluh kesah tersebut. Mereka juga meminta pemkab mencarikan solusi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved