Breaking News:

Berita Jatim

Blusukan ke Pelosok Jatim, Peneliti Lemdiklat Polri Ingin Lihat Progres Sistem Tilang Elektronik

Tim Peneliti Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri meninjau efektivitas penerapan electronic traffic law enforcement (ETLE) guna

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Luhur Pambudi
Ketua Tim Penelitian STIK Lemdikat Polri Kombes Pol Solihin didampingi Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho saat meninjau pelaksanaan evaluasi penerapan sistem ETLE, di Mapolres Jombang 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Tim Peneliti Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri meninjau efektivitas penerapan electronic traffic law enforcement (ETLE) guna mencegah potensi pungutan liar (pungli) dalam praktik penegakan hukum lalu lintas (lantas), di Mapolres Jombang, Senin (13/9/2021).

Ketua Tim Penelitian STIK Lemdikat Polri Kombes Pol Solihin mengatakan, agenda peninjauan tersebut juga dimaksudkan untuk mengumpulkan sejumlah data mengenai pelaksanaan sistem tilang elektronik (E-TLE) yang telah diterapkan oleh Polres Jombang.

Termasuk menggali data perihal respon dan tanggapan terkait penerapan program ETLE, meliputi kelebihan, kekurangan, dan kendala yang melingkupinya.

Agenda kunjungan tersebut dibagi menjadi dua sesi, yakni pengisian kuisioner dan penyampaian pendapat atau persepsi peserta, terkait kelebihan maupun kekurangan program ETLE serta kendalanya di Kabupaten Jombang.

"Tujuan kami adalah untuk mengumpulkan data dan tanggapan, sekalian terkait dengan kelebihan, maupun kekurangan program ETLE serta kendalanya sebagai bahan penelitian kami," katanya, di Mapolres Jombang, Senin (13/9/2021).

Sementara itu, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mengungkapkan, penerapan program sistem tilang elektronik tersebut merupakan suatu terobosan yang dilakukan oleh kepolisian sebagai tindak lanjut program Kapolri yakni, Polri yang Presisi, yakni Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi berkeadilan.

Selain untuk menjaga kedisiplinan pengendara selama berlalu lintas. Sistem tilang elektronik tersebut diterapkan juga dengan maksud mencegah potensi penyalahgunaan petugas selama melakukan penegakkan hukum.

Baca juga: Sambat Harga Telur Anjlok, Peternak Jatim Wadul DPRD ; Minta Perhatian Pemerintah

"Penerapan program ETLE ini juga sekaligus untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara," pungkas Agung.

Sekadar diketahui, sedikitnya sudah ada 55 kamera bersistem ETLE yang dipasang oleh lima polres dan polrestabes jajaran Polda Jatim, di masing-masing ruas jalan wilayah yuridisnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved