Berita Kediri
Temuan Objek Cagar Budaya di Plosoklaten Kediri, BPCB Jatim: Unik dan Langka
Balai Pelestari Cagar Budaya Jawa Timur identifikasi temuan benda objek diduga cagar budaya pada 13 dan 14 September 2021.
Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
Ia juga meminta kepada penemu Kala agar objek cagar budaya ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas sebagai sarana pembelajaran.
"Jadi harus welcome dengan kegiatan pelestarian," tandasnya.
Seperti yang diketahui sebelumnya Warga Desa Klanderan Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri menemukan objek cagar budaya purbakala.
Lokasi penemuan ini berada di dekat sungai Dusun Sugihwaras Desa Klanderan Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.
Penemu objek cagar budaya ini diketahui bernama Cahyo Umar Guritno (56) warga setempat.
Pak Yoyok panggilan akrab Cahyo Umar Guritno mengungkapkan bahwa ia menemukan kepala kala saat bersihkan lokasi sekitar sungai.
"Waktu itu saya sedang bersihkan sungai, di sisi sebelah barat, dan tak sengaja temukan batu, setelah diangkat itu seperti benda kuno," ujarnya Selasa (13/4/2021).
Tak hanya temukan Kala, Pak Yoyok mengatakan bahwa sekitar 200 meter dari lokasi penemuan, ia juga temukan benda balok batu kuno.
“balok-balok batu dan lumpang batu ini ditemukan warga saat menggali jamban,” imbuhnya.
Sementara itu informasi penemuan benda purbakala ini juga sudah diketahui oleh Komunitas Pasak Kadhiri (komunitas penyelamat dan pemerhati sejarah budaya).
Afifudin salah seorang anggota Pasak Kediri, mengatakan bahwa temuan Kepala kala yang ditemukan di Desa Klanderan ini dipahatkan pada batu andesit berbentuk persegi panjang.
"Kala ini digambarkan dengan tanpa rahang bawah, kedua bola mata terukir bulat melotot," jelasnya.
"Kemudian kedua telapak tangan mengapit pipi dan telinga dengan mengacungkan dua jari sedangkan hidungnya terukir menonjol dengan guratan-guratan diatasnya," ujarnya kepada SURYA.co.id (Tribun Jatim Network).
Sementara itu Kasi Museum dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Eko Priatno mengatakan bahwa Kepala Kala dapat ditemukan tepat berada diambang pintu sebuah candi.
"Dari hasil pengukuran, panjang Kepala Kala berukuran 60 sentimeter, lebar 23 senti meter, tinggi 26 sentimeter, dan tebal 13 sentimeter," ujarnya.
“Dari gaya pahatannya, kepala kala ini identik seperti gaya pada periode Jawa Tengahan,” sambung Eko Priatno.
Menurut Eko Priatno pihaknya akan akan berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur dan pihak desa Klanderan.
"Untuk mengetahui keaslian temuan tersebut pihaknya perlu melihat material yang digunakan serta bidang pahatnya. Insyaallah besok kami akan meninjau ke lokasi,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bpcb-jawa-timur-indentifikasi-objek-cagar-budaya-di-kecamatan-plosoklaten-kabupaten-kediri.jpg)