Breaking News:

Berita Madiun

Kebut Vaksinasi Pelajar, Pemkot Madiun Berencana Gelar PTM SD dan SMP pada Senin Depan

Pemkot Madiun berencana membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Senin (20/9/2021) mendatang.

tribunjatim/Sofyan Arif Candra
Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SD di Kota Madiun 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pemkot Madiun berencana membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Senin (20/9/2021) mendatang.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan pihaknya enggan terburu-buru membuka PTM walaupun Kota Pecel sudah masuk ke level 3 sejak pekan lalu.

Ia ingin menuntaskan vaskinasi Covid-19 untuk siswa usia 12-17 tahun terlebih dahulu sebelum membuka PTM, terutama untuk anak-anak SD yang mayoritas belum menerima vaksin.

"Anak-anak SD yang umurnya 12 tahun ini kelas 6, yang belum divaksin kita vaksin semua dulu," kata Maidi, Kamis (16/9/2021).

Maidi menyebut, siswa kelas 6 SD yang berumur 12 tahun di Kota Madiun berjumlah lebih kurang seribu siswa.

Ia menargetkan semua siswa tersebut mendapatkan vaskinasi minimal dosis pertama sebelum mengikuti PTM.

"Sedangkan untuk siswa SMP dan SMA kita kejar untuk yang (dosis) kedua. Ada lebih dari 3 ribu siswa SMP-SMA yang akan kita selesaikan," lanjutnya.

Selain vaksin, Maidi juga akan menggencarkan tes antigen kepada para siswa yang akan mengikuti PTM.

Petugas akan siaga di sekolah untuk melakukan tes antigen kepada siswa sebelum masuk.

"UKS juga harus punya alat rapid (Antigen). Maksud saya, ketika ada murid yang merasa sakit atau tidak enak badan langsung di rapid, sehingga cepat ketahuan," lanjut Mantan Sekda Kota Madiun ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun, Denik Wuryani menyebutkan total pelajar yang memasuki masa remaja atau usia 12-17 tahun berjumlah 5 ribu sekian.

"Saat ini 50 persennya sudah menerima (vaksinasi) dosis pertama. Minggu ini, atau Minggu depan insyaallah sudah selesai (100 persen)," kata Denik.

Denik juga memastikan, saat ini droping pasokan vaksin dari pemerintah pusat aman.

Sehingga Pemkot Madiun bisa mengebut untuk mengejar capaian vaksinasi.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved