Berita Tulungagung
Peserta SKD CPNS Tulungagung Diperiksa Sangat Ketat, Diwajibkan Bebas Covid-19 dan Logam
Sekitar 2500 pelamar mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Tulungagung, mulai hari ini, Senin (20/9/2021) hingga lima hari ke depan
Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Sekitar 2500 pelamar mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Tulungagung, mulai hari ini, Senin (20/9/2021) hingga lima hari ke depan di Hotel Crown Victoria.
Karena dalam situasi pandemi Covid-19, panitia menerapkan aturan yang ketat bagi para peserta.
Mereka wajib mengenakan masker dobel dan mengenakan face shield.
Selain itu hasil rapid test harus negatif, surat sehat dari dokter dan menunjukkan bukti telah vaksinasi dari aplikasi Pedulilindungi.
Jumlah peserta tes dibatasi 200 per sesi, dan dilaksanakan tiga sesi per hari.
"Yang belum vaksin tidak boleh ikut tes. Kecuali daerahnya memang belum ada vaksinasi dan ditunjukkan dengan surat keterangan," terang Yuli Witanta, Koordinator SKD CPNS Titik Lokasi Tulungagung.
Alur peserta pun dibuat berbaris memanjang untuk mencegah kerumunan.
Sampai di ruang tunggu maupun ruang tes, tempat duduk diatur agar selalu menjaga jarak.
Karena itu komputer untuk para peserta dibatasi hanya 20, agar jarak di dalam ruangan tetap saling berjauhan.
"Selain itu ada ruangan khusus yang disediakan untuk peserta yang dicurigai Covid-19," sambung Yuli.
Mereka yang suhunya di atas normal akan diarahkan mengerjakan soal di ruang isolasi.
Ruangan dengan sekat plastik ini terpisah dengan peserta lainnya.
Sedangkan peserta dengan hasil tes reaktif bisa tetap ikut tes, dengan catatan mendapatkan izin dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.
"Jika memang diizinkan Satgas, tetap bisa ikut tes. Tertentu dari Satgas setiap daerah," tutur Yuli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/panitia-memeriksa-peserta-skd-cpns-dengan-pendeteksi-logam.jpg)