Ibadah Haji 2026

Satu Jamaah Haji Tulungagung Meninggal Dunia Setelah Wukuf, Diduga Dehidrasi Jadi Sebab

Seorang jamaah haji Kloter 104 Kabupaten Tulungagung, Subagyo Prapto Wiyarjo (65) meninggal dunia.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Istimewa/ Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Tulungagung
DUKA CITA - Ucapan duka cita Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tulungagung atas meninggalnya Subagyo Prapto Wiyarjo (65), jamaah haji asal Desa/Kecamatan Rejotangan saat wukuf, Selasa (26/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Jamaah haji Kloter 104 Tulungagung, Subagyo Prapto Wiyarjo (65), meninggal dunia saat wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026 diduga akibat dehidrasi setelah sebelumnya sempat mengalami kondisi lemas.
  • Menurut Kepala Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung, Suryani, almarhum sempat menjalani perawatan infus namun dinyatakan cukup sehat saat berangkat ke Arafah, sebelum akhirnya meninggal sekitar pukul 15.00 waktu Arab Saudi dan dimakamkan di Ma’la, Mekkah.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, David Yohanes 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Seorang jamaah haji Kloter 104 Kabupaten Tulungagung, Subagyo Prapto Wiyarjo (65) meninggal dunia.

Jamaah haji asal Desa/Kecamatan Rejotangan ini diduga mengalami dehidrasi saat melakukan wukuf di Arafah, Selasa (26/5/2026).

 Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung, Suryani, mengatakan Subagyo meninggal sekitar pukul 3 sore waktu Arab Saudi.

“Beliau sempat ke kamar mandi, saat keluar kondisinya langsung lemas, kemudian meninggal dunia,” tuturnya.

Subagyo menunaikan ibadah haji bersama istrinya.

Menurut Suryani, dua hari sebelumnya Subagyo sempat diinfus karena kondisi kesehatannya menurun.

Namun saat melakukan wukuf, kondisi kesehatannya telah pulih.

Baca juga: Wali Kota Batu Jalani Puncak Ibadah Haji, Tak Ada Sekat dengan Jemaah Lain

“Laporan petugas kloter, memang sempat perawatan. Namun saat ke Arafah beliau dalam kondisi sehat,” tambahnya.

Selasa pagi Subagyo masih sempat telepon dengan anaknya di Tulungagung.

Rangkaian ibadah haji yang belum terlaksana akan dibadalkan oleh petugas resmi, sampai seluruh rukun haji dikerjakan.

Jenazah Subagyo dimakamkan di Ma’la Mekah.

“Saya belum mendapat informasi, apakah disalatkan selesai rangkaian Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) atau langsung dimakamkan,” pungkasnya.

Sebelumnya ada 1.178 calon jamaah haji dari Kabupaten Tulungagung yang siap berangkat, namun 3 orang akhirnya gagal berangkat sehingga tersisa 1.175 orang.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved