Breaking News:

Berita Blitar

Temukan Banyak Pecahan Gerabah di Persawahan Blitar, BPCB Jatim: Diduga Kawasan Permukiman Masa Lalu

Tim BPCB Jatim juga menemukan benda lepas berupa pecahan gerabah pada hari kedua survei penyelamatan benda diduga cagar budaya di areal persawahan

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Samsul Hadi
Arkeolog BPCB Jatim, Nonuk Kristiana menunjukkan temuan pecahan gerabah di areal persawahan Kelurahan Karangtengah, Kota Blitar, Selasa (21/9/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Tim BPCB Jatim juga menemukan benda lepas berupa pecahan gerabah pada hari kedua survei penyelamatan benda diduga cagar budaya di areal persawahan Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Selasa (21/9/2021). 

Pecahan gerabah halus dan kasar yang ditemukan di lokasi diduga bagian dari alat dapur seperti periuk dan pasu atau jambangan. 

"Banyak sekali temuan lepas berupa pecahan gerabah baik halus maupun kasar di lokasi. Dari bentuk pecahannya seperti bagian periuk dan pasu," kata Arkeolog BPCB Jatim, Nonuk Kristiana

Dengan banyaknya temuan pecahan gerabah, Nonuk menduga di lokasi merupakan kawasan permukiman masa lalu. 

Berdasarkan pengalamannya, ketika melakukan ekskavasi sebuah bangunan candi, tim biasanya juga menemukan pecahan gerabah tapi jumlahnya tidak banyak. 

Baca juga: Air di Gresik Mampet, PDAM Giri Tirta Berdalih Listrik di Cerme Padam

Pecahan gerabah yang ditemukan di bangunan sebuah candi biasanya hanya digunakan untuk ritual dan tempat peripih. 

"Di sini banyak sekali temuan pecahan gerabah atau alat dapur. Kemungkinan lokasi ini dulunya permukiman. Atau bisa juga kawasan permukiman dan ada bangunan candi untuk ibadah," ujarnya. 

Tapi, kata Nonuk, tim masih perlu mencari data arkeologis lain untuk membuktikan itu. 

Saat ini, Tim BPCB Jatim baru menemukan struktur bata kuno dan pecahan gerabah di lokasi. 

Tim BPCB Jatim juga belum menemukan petunjuk yang mengarah ke fungsi dan periodisasi bangunan di lokasi. 

"Kami masih mengumpulkan data arkeologis di lokasi," katanya. 

Seperti diketahui, Tim BPCB Jatim kembali menemukan struktur bata kuno pada hari kedua survei penyelamatan benda diduga cagar budaya di areal persawahan Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Selasa (21/9/2021). 

Posisi struktur bata kuno yang baru ditemukan itu segaris di sisi utara dan timur dari titik struktur bata yang ditemukan pertama pada Mei 2021 lalu. (sha) 

Kumpulan berita Blitar terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved