Arti Kata

Mengapa Orang Nikah Siri? Berikut Pengertian, Alasan serta Hukum dan Dampak Pernikahan Siri

Pasangan viral Lesty Kejora dan Rizky Billar menjadi sorotan karena pengakuannya soal nikah siri. Lantas, apa itu nikah siri?

Tayang:
TRIBUNJATIM.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
Ilustrasi nikah siri. 

Anak yang lahir dari pernikahan siri dianggap tidak dapat dilegalisasi oleh negara melalui akte kelahiran.

Setiap warga negara Indonesia yang melakukan pernikahan harus mendaftarkan pernikahannya ke KUA atau Kantor Catatan Sipil untuk mendapatkan surat atau akta nikah.

Perkawinan hanya dapat dibuktikan dengan akta nikah yang dibuat oleh pegawai pencatat nikah.

Dampak hukum yang timbul dari sebuah pernikahan siri terjadi jika ada perceraian, yakni istri sulit mendapatkan hak atas harta bersama, apabila suami tak memberikannya.

Selain itu, jika ada warisan yang ditinggalkan suami karena meninggal dunia, istri dan anak sangat sulit mendapatkan hak dari harta warisan.

Jika seorang suami berprofesi sebagai PNS, istri maupun anak tidak berhak mendapatkan tunjangan apapun.

Dampak positif dan negatif

Sementara itu, dalam tulisan Pujihartati juga menyebtukan secara umum beberapa dampak positif dari nikah siri yang dilaksanakan dengan tujuan yang baik antara lain:

- Mengurangi beban atau tanggung jawab seorang wanita yang menjadi tulang punggung keluarga

- Meminimalisasi adanya seks bebas serta berkembangnya penyakit AIDS maupun penyakit lainnya

- Mampu menghindarkan seseorang dari hukum zina dalam agama

Sedangkan dampak negatifnya meliputi:

- Tidak adanya kejelasan status wanita sebagai istri dan kejelasan status anak di mata hukum atau masyarakat

- Akan ada banyak kasus poligami terjadi

- Pelecehan seksual terhadap wanita karena dianggap sebagai pelampiasan nafsu sesaat bagi kaum laki-laki

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved