Breaking News:

Berita Madura

Buat KTP, KK, Akta Kelahiran di Pamekasan Cukup WA dan Bisa Cetak Sendiri, Ini Jenis Layanannya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, memberikan pelayanan prima bagi pemohon administrasi kependudukan dengan beberapa program terbarunya

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Januar
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
ILUSTRASI KTP Elektronik 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, memberikan pelayanan prima bagi pemohon administrasi kependudukan dengan beberapa program terbarunya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pamekasan, Achmad Faisol mengatakan, saat ini pihaknya telah memindahkan layanan administrasi kependudukan secara keseluruhan ke gedung Islamic Center dengan inovasi program yang dapat memudahkan masyarakat.

Program baru tersebut meliputi Cobik Pasar (Cetak Dokumen Dhibik Pas Rantah).

Program ini merupakan program cetak mandiri atau cetak sendiri yang dilakukan oleh penduduk secara langsung melalui Anjungan Dukcapil Mandiri, yaitu KK, KTP, Kutipan Akta dan kartu identitas anak (KIA).

Program Arek Lancor (Arekkam Langsung Cetak Tak Usa Ka Kantor), merupakan layanan yang diperuntukkan khusus bagi lansia (lanjut usia), penduduk rentan, orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), dan orang sakit.

Program Super Settar (Sistem Pelayanan Akta Siap Antar), merupakan sistem pelayanan pelaporan kelahiran melalui aplikasi WhatsApp (WA).

Melalui layanan ini, masyarakat cukup mendaftarkan peristiwa kelahiran melalui nomor 087767700001 untuk selanjutnya masyarakat bisa mencetak dokumennya sendiri di rumah tanpa perlu datang ke kantor Dispendukcapil.

Baca juga: Atap Rumah di Ponorogo Ambruk Timpa Nenek dan Anak Cucunya

Program Pelita (Pelayanan Kartu Identitas Anak), sebuah program untuk mendorong peningkatan pendataan, pemenuhan dan perlindungan hak konstitusional anak berdasarkan permendagri nomor 2 tahun 2016 tentang kartu identitas anak (KIA). 

"Diharapkan anak usia 5 sampai 16 tahun akan memiliki kartu identitas anak (KIA) melalui program Pelita. Kami mengajak masyarakat untuk turut serta mendukung dan mendaftarkan putra atau putrinya untuk dibuatkan KIA," kata Faisol kepada TribunMadura.com, Jumat (24/9/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved