Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Banyuwangi

Aqua Banyuwangi, Pabrik Ramah Lingkungan dengan Predikat Emas Pertama di Indonesia

Pabrik Aqua Banyuwangi berhasil menjadi pabrik ramah lingkungan dengan predikat emas pertama di Indonesia.

Editor: Taufiqur Rohman
TribunJatim.com/istimewa
Pabrik Aqua Banyuwangi 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - PT Tirta Investama – Pabrik Banyuwangi (Aqua Banyuwangi) menerima anugerah Green Building LEED Gold Certificate untuk fasilitas pabrik Aqua Banyuwangi.

Anugerah Sertifikat Emas ini diserahkan oleh Gopalakrishnan Padmanabhan dari Green Business Certification Inc (GBCI) kepada Frederic Maetz dari Danone Aqua pada 28 September 2021. Ikut menyaksikan pemberian penghargaan, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Green Building LEED Gold Certificate diberikan kepada perusahaan yang telah menerapkan praktik bangunan yang ramah lingkungan. Untuk katagori manufaktur, Aqua Banyuwangi adalah industri pertama di Indonesia yang menerima anugerah ini.

Managing Director Green Business Certification Inc  (GBCI) & The U.S. Green Building Council (USGBC) – Asia Pasific & Middle East Markets Country,  Gopalakrishnan Padmanabhan mengatakan, sertifikasi LEED Danone Aqua menunjukkan perkembangan green building yang luar biasa di Indonesia.

“Bangunan yang mencapai sertifikasi LEED telah menurunkan emisi karbon dan mengurangi biaya operasi, juga memprioritaskan praktik berkelanjutan dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Proyek ini juga menyatukan dua institusi dunia dalam visi bersama untuk menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian planet,” ujarnya, dalam siaran tertulis yang diterima TribunJatim.com, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Danone Indonesia Gelar Sentra Vaksinasi Indonesia Maju di Surabaya, Sasar Ribuan Warga

Menurutnya, Aqua Banyuwangi merupakan industri pertama di Indonesia yang mampu lolos melewati penilaian Emas sejak proyek dimulai hingga beroperasi saat ini, proses audit dilakukan sejak proses konsolidasi lahan pada tahun 2019 hingga pabrik beroperasi.

"Tidak hanya aspek efisiensi, tetapi juga safety, pengolahan limbah, inovasi, sistem transportasi hingga kualitas," jelasnya. 

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengapresiasi sertifikasi Aqua Banyuwangi yang sejalan dengan visi Kabupaten Banyuwangi sebagai wilayah yang maju dengan Environment Sustainability atau harmoni bersama alam.

“Dengan pendekatan efisiensi energi dan lingkungan, sertifikasi ini relevan sekali karena mendorong industri untuk menciptakan lingkungan kerja yang baik pada sumber daya manusianya,” ucapnya.

Provinsi Jatim, kata Emil peringkat kedua kontribusi ekonominya pada Indonesia, dengan total penduduk 40 juta, lebih besar dari Malaysia atau bahkan Australia.

"Jadi, sudah saatnya kita semua bertumpu pada Sumber Daya Manusianya, bukan lagi Pada Sumber Daya Alamnya,”  tegasnya.

Terkait capaian tersebut, Vice President Operations Danone Aqua, Frederic Maetz menjelaskan, Danone Aqua telah berkolaborasi dengan banyak pihak dalam menjalankan komitmen menjaga kelestarian masyarakat dan lingkungan.

“Hal tersebut adalah perwujudan visi kami One Planet One Health, secara proaktif kami berkontribusi positif pada inisiatif mitigasi perubahan iklim. Kami melalui inisiatif Blue Operations berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang netral karbon dalam seluruh rantai pasokan perusahaan pada 2050. Sejumlah inisiatif telah dilakukan yaitu  efisiensi energi di seluruh lini operasional, pemanfaatan energi terbarukan, serta inovasi kemasan memanfaatkan daur ulang dari sampah plastik," terangnya.

Baca juga: Danone-AQUA Kembali Raih Sertifikasi B Corp, Bukti Komitmen Kuat terhadap Bisnis Berkelanjutan

Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berharap pencapaian Aqua Banyuwangi ini bisa menginspirasi industri lain di Banyuwangi untuk berlomba melakukan hal yang sama.

“Sertifikasi ini melengkapi prestasi Banyuwangi sampai saat ini. Banyuwangi telah mengembangkan fasilitas umum yang mendukung kekuatan pariwisata dengan pendekatan yang ramah lingkungan. Peran untuk berkontribusi bagi kelestarian lingkungan bisa diambil oleh semua pihak, menjadi aksi kolektif dan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved