Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Sejoli Penyelundupan Sabu Internasional - Testing Covid-19 Jatim Meningkat

Empat berita terpopuler Jatim hari ini, Selasa (28/9/2021). Duo sejoli penyelundupan sabu-sabu jaringan Internasional hingga Covid-19 Jawa Timur.

Tayang:
Editor: Hefty Suud
Istimewa - TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Gubernur Khofifah Indar Parawansa beber testing Covid-19 Jatim - Sejoli yang terlibat penyelundupan sabu-sabu. 

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Selasa (28/9/2021).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan pasangan duo sejoli lakukan penyelundupan sabu-sabu jaringan Internasional dari Malaysia yang berhasil digagalkan Polda Jatim.

Tersaji juga berinta tentang Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, memantau pelaksanaan sejumlah proyek fisik, Jembatan Karangrejo jadi perhatian khusus.

Selanjutnya berita tentang kasus virus Corona ( Covid-19 ) di Jawa Timur terus menurun, testing terus meningkat. 

Terakhir ada berita monyet di Wisata Ketekan, Makam Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung terdampak pandemi Covid-19.

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Obrolan Anggota Keluarga Kasus Subang hingga Pensiunan Polisi Jadi Manusia Silver

Baca juga: Ramalan Zodiak Selasa 28 September 2021: Leo Perasaan Lagi Tidak Stabil, Scorpio Sukses di Pekerjaan

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut ini berita terpopuler Jatim hari ini, Selasa (28/9/2021) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

1. Duo Sejoli Pengedar Sabu-sabu Jaringan Intersional

WNA asal Nigeria bernama Idoko Chikwado Kenneth (34), dan seorang wanita Rani Aswad (39) warga Maluku Utara, Indonesia, saat dikeler di Mapolda Jatim setelah kedapatan mengedarkan narkotika, Senin (27/9/2021).
WNA asal Nigeria bernama Idoko Chikwado Kenneth (34), dan seorang wanita Rani Aswad (39) warga Maluku Utara, Indonesia, saat dikeler di Mapolda Jatim setelah kedapatan mengedarkan narkotika, Senin (27/9/2021). (TribunJatim.com/Luhur Pambudi)

Penyelundupan sabu-sabu seberat 3,9 kg dan 3.000 butir ekstasi jaringan Internasional dari Malaysia yang berhasil digagalkan Polda Jatim, menyeret dua orang pelaku.

Keduanya bertindak sebagai pengedar barang haram tersebut, setibanya ke Indonesia melalui Jalur Laut dari Malaysia ke Surabaya, dan diterima di Jakarta dari Surabaya melalui pengiriman jalur darat.

Satu orang pelaku di antaranya, merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria bernama Idoko Chikwado Kenneth (34).

Baca juga: Dua Sahabat di Tulungagung Ini Membuat Kongsi Jualan Sabu-sabu, Kompak Masuk Penjara

Sedangkan, pelaku lainnya, merupakan seorang wanita asal Indonesia, bernama Rany Aswad (39) warga Provinsi Maluku Utara.

Kurun waktu setahun, ternyata keduanya sudah berhasil menerima pasokan barang haram dengan jumlah dan bobot fantastis itu, sebanyak tiga kali.

Namun bagaimana sebenarnya, keterkaitan hubungan di antara kedua pelaku tersebut, selama menjalankan bisnis barang haram itu.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jatim Kompol James mengungkapkan, di samping bisnis haram itu, hubungan keduanya bersifat pribadi atau bisa disebut sebagai pasangan duo sejoli.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved