Berita Surabaya
Pasarkan Produk UMKM, Pemkot Surabaya Targetkan Bisa Tembus Industri Perhotelan
Ikut pasarkan produk UMKM, Pemkot Surabaya menargetkan produk olahan UMKM bisa menembus industri perhotelan.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya memiliki target dapat menyalurkan produk UMKM di Kota Surabaya ke perhotelan. Ini akan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat Surabaya.
Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat menyerahkan penghargaan kepada para finalis Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2021, Selasa (28/9/2021).
Cak Eri mengingatkan pentingnya keberlanjutan produk yang dihasilkan lewat ajang ini. Rencananya, Pemkot Surabaya akan terus melakukan pengembangan terhadap produk-produk olahan tersebut.
“Kalau ada yang membuat sabun dari minyak jelantah, nah kampung yang mengadopsi produk itu akan kami dukung untuk membuat sabun tersebut," kata Cak Eri.
"Anak-anak ini (Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup) yang akan menjadi pemimpinnya,” lanjutnya.
Pemkot akan membantu pemasarannya. Targetnya, produk olahan tersebut bisa menembus industri perhotelan.
Juga, ada beberapa produk yang diperjualbelikan melalui e-Peken, aplikasi marketplace milik Pemkot Surabaya. Pemkot juga akan memastikan kualitas produk memenuhi standar yang berlaku.
"Kandungan dari sabun itu harus sama seperti yang ada di hotel-hotel. Jangan sampai tidak sesuai standar," imbuhnya.
Tak hanya produk yang dihasilkan, para finalis ajang ini juga masih akan terjun ke masyarakat.
"Selama ini, mereka ini sudah mendidik satu kampung untuk menanam tanaman," katanya.
"Ada yang kemudian hasilnya dijadikan minuman, ada yang memanfaatkan popok bekas menjadi pot tanaman. Ini semua adalah kreasi dari anak-anak itu," katanya.
Baca juga: Gandeng Unair, Rumah Sakit dan Agen Perjalanan, Program Wisata Medis di Surabaya Mulai Dikerjakan
Dia mengatakan, hal ini harus dilanjutkan. DKRTH Kota Surabaya bersama sekolah akan terus memberikan pendampingan terhadap anak-anak tersebut.
“Itu harus kita teruskan, jangan berhenti hanya karena penghargaan ini. Ini hanyalah langkah awal untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.
Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup Tahun 2021 merupakan perlombaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), dan Tunas Hijau, serta didukung oleh PT PLN. Perlombaan itu diikuti oleh sekitar 937 siswa dari 111 sekolah mulai dari jenjang SD hingga SMP di Surabaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/eri-cahyadi-menyerahkan-penghargaan-kepada-finalis-pangeran-dan-puteri-lingkungan-hidup-2021.jpg)