Berita Lumajang
Bansos di Lumajang Kembali Ramai, Keluarga Penerima Komplain KKS Dikuasai Pemilik E-Warong
Keberhasilan pendamping PKH dalam mensukseskan penyaluran bantuan sosial kini semakin dipertanyakan.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/erwin wicaksono
Seorang KPM saat mengkomplain alur penyaluran Bansos kepada pendamping PKH di Balai Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, Lumajang, Selasa (5/10/2021).
Meski begitu, Akbar menyebut, sebagaian besar bantuan yang terdistribusi telah sesuai dengan sesuai standart yang ditentukan.
Hanya saja, pada awal tahun ini memang benar banyak penerima tidak menerima bantuan. Itu disebabkan karena pihak pusat melakukan maintenance data.
"Banyak aduan bantuan tidak cair mulai Februari 2021. Sebenarnya ini karena ada perbaikan data yang dilakukan oleh Kementerian Sosial," ujarnya.
Sementara menanggapi isu KKS telah dikuasai oleh e-warong merupakan tindakan yang salah. Sebab KKS memiliki fungsi seperti kartu ATM.
"Tadi sudah saya tekankan KKS harus dipegang sendiri, tidak boleh diserahkan ke siapapun. Supaya ke depan pencairan Bansos bisa lebih transparan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/seorang-kpm-saat-mengkomplain-alur-penyaluran-bansos-kepada-pendamping-pkh.jpg)