Breaking News:

Berita Madiun

Capaian Penerimaan PBB P2 Pemkab Madiun Masih 50 Persen, Tunggakkan Halangi Pembayaran

Capaian penerimaan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) Pemkab Madiun hingga bulan September 2021 masih mencapai angka

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
Kepala Bapenda Kabupaten Madiun, M. Hadi Sutikno 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Capaian penerimaan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) Pemkab Madiun hingga bulan September 2021 masih mencapai angka 50 persen dari target senilai Rp 24 miliar.

Salah satu yang menghambat rendahnya serapan PBB P2 tersebut karena adanya utang dari wajib pajak yang belum dibayarkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun mencatat piutang pada periode tahun 2013 sampai 2020 mencapai Rp 7,4 miliar.

Kepala Bapenda Kabupaten Madiun, M Hadi Sutikno, mengatakan sesuai rekomandasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), memang pembayaran PBB P2 harus urut kacang. Artinya, tagihan dari tahun sebelumnya harus dibayarkan.

"Itu yang menjadi problem. Ini diputuskan untuk sementara kita selesaikan dulu pajak yang 2021. Sedangkan 2020 sampai ke bawah (2013) akan diselesaikan penanganannya setelah pembayaran 2021. Sehingga secara bertahap satu per satu kita selesaikan," kata Sutikno, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Pemkab Sampang Harap Masyarakat Satukan Pemahaman Tentang Barang Kena Cukai

Kendala pemungutan pajak yang lain menurut Sutikno adalah pemberlakuan PPKM darurat yang mau tidak mau membuat petugas penarik pajak terhambat.

Sutikno juga mendorong Bank Jatim sebagai kas daerah untuk meningkatkan layanannya hingga ke kecamatan bahkan desa.

"Sehingga masyarakat ini bisa lebih mudah dalam melakukan pembayaran pajak," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Budi Wahono, mengatakan salah satu kendala yang dihadapi wajib pajak saat ini adalah sistem dari Bank Jatim dan Bapenda sendiri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved